Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Otoritas Palestina Bantah Loloskan Buku “Versi Israel”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Oktober 2010 14:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat di Kementerian Pendidikan Otorita Palestina membantah bahwa mereka menyetujui sebuah buku pelajaran yang mengajarkan tentang kisah Zionis dan Palestina.

Sebagaimana dilansir Maan, anggota Komite Kurikulum Kementerian Pendidikan Thwarwat Zaid hari Senin (11/10) menyangkal laporan harian Israel Haaretz yang menyebutkan bahwa Komite Kurikulum telah menyetujui buku itu. Dia  mengatakan, mereka tidak mengetahui tentang buku tersebut dan juga belum membacanya.

“Learning the Historical Narrative of the Other” merupakan proyek buku yang digagas oleh sebuah kelompok asal Swedia serta para profesor dari Israel dan Palestina, dengan tujuan mempromosikan koeksistensi. Buku tersebut dilarang oleh Kementerian Pendidikan Israel pada bulan September, demikian tulis Haaretz. Disebutkan pula bahwa buku itu akan diajarkan di dua sekolah di Yericho.

Profesor Sami Edwan dari Universitas Betlehem yang menjadi salah seorang penulisnya mengatakan, buku tersebut berisi kompilasi cerita yang berasal dari orang-orang Palestina maupun Israel pada tahun 1900 hingga 2000.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan, tujuan buku ajar itu adalah untuk menunjukkan perbedaan narasi yang ada dan lebih merupakan sebuah usaha untuk mendokumentasikan daripada meributkannya.

Buku itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Arab, dan Hebrew.

Seorang pejabat Israel yang dikutip Haaretz mengatakan, “Ramallah menyetujui buku tersebut setelah pejabat OP membacanya, sementara di Israel buku tersebut dilarang meskipun para pejabat di  Yerusalem tidak memeriksa isinya. Dari sudut pandang Palestina, ini merupakan sebuah terobosan karena mereka siap untuk mengajarkan (sejarah) dengan narasi (versi) Israel. Di sisi lain, di Israel mereka tetap bertahan dalam posisi lama.”

Seorang kepala sekolah di Sderot dipanggil oleh Kementerian Pendidikan Israel karena telah mengajarkan buku itu kepada para siswa. Demikian tulis Haaretz.  Para pejabat yang dikutip pernyataannya menggambarkan situasi itu sebagai “sangat memalukan,” dan mengatakan bahwa buku itu dilarang, bahkan sebelum kementerian benar-benar membacanya.

Dalam wawancara baru-baru ini dengan The Washington Post, Dubes Israel untuk AS Michael Oren mengatakan, “Kami memiliki banyak masalah dengan apa yang dilakukan oleh orang Palestina. Mereka mengajarkan anak-anak mereka dalam buku pelajarannya agar tidak mengakui hak kami untuk ada.” [di/maan/hrz/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Akan Segera Bubarkan Ahmadiyah?
Tulisan selanjutnya Fundamentalis, Radikalis, dan “the Real Terrorism”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?