Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Akan Berkarir Sepakbola Puluhan ABG Putri Afghanistan Boleh Mukim di Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2021 10:35 10:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Oktober 2021 10:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Puluhan remaja Afghanistan dengan karir sepakbola menjanjikan, yang melarikan diri dari pemerintahan Taliban, diberitahu bahwa mereka bisa bermukim di Inggris bersama keluarganya.

Skuad beranggotakan 35 orang – berusia antara 13 dan 19 tahun – melarikan diri dari Kabul bulan lalu dan beberapa pekan terakhir tinggal di sebuah hotel di Pakistan, di mana visa sementara yang mereka pegang berakhir hari Senin (11/10/2021).

“Kami sedang berupaya menyelesaikan visa bagi Afghan Women’s Development Team dan berharap dapat menyambut kedatangan mereka  tidak lama lagi di Inggris,” kata seorang jubir pemerintah Inggris seperti dilansir BBC.

Sekelompok ABG putri itu terpaksa kembali ke Afghanistan apabila tidak ada negara lain yang bersedia menerima mereka.

“Ini kabar fantastis, dan kami sangat berterima kasih kepada Perdana Menteri Boris Johnson dan Menteri Dalam Negeri Priti Patel atas keputusan yang menyelamatkan nyawa ini,” kata Siu-Anne Marie Gill, CEO dari ROKiT Foundation, yang mensponsori pelarian tim sepakbola remaja putri itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

di aaya sangat senang sekali mereka mendapatkan kesempatan kedua untuk hidup,” kata pimpinan yayasan itu, Jonathan Kendrick, yang mendanai operasi pelarian para remaja itu dengan sejumlah kendaraan bus keluar Afghanistan menuju kota Lahore di Pakistan. “Ini adalah dunia yang seluruhnya baru yang akan mereka hadapi dan saya yakin dengan kepedulian komunitas sepakbola atas penderitaan mereka, mereka akan hidup mapan dan dapat mengalami semua kesenangan yang diberikan oleh kehidupan,” 

Gill mengatakan kepad BBC bahwa anak-anak perempuan itu sangat gugup dengan apa yang akan terjadi pada mereka, tetapi sekarang mereka sudah lega. Dia mengatakan rombongan tim sepakbola itu akan berangkat ke Inggris dalam dua atau tiga pekan mendatang.

Leeds United dan Chelsea termasuk di antar sejumlah klub sepakbola Inggris yang berjanji akan menyokong mereka di negara itu 

Remaja-remaja putri itu kebanyakan berasal dari Provinsi Herat di bagian barat Afghanistan. Mereka menuju Kabul ketika negara-negara Barat mulai mengevakuasi warga dan orang-orang yang pernah bekerja untuk pasukan AS dan NATO dan mereka yang khawatir dibunuh Taliban. Sesampainya di Kabul mereka ditempatkan di rumah aman.

“Tujuh puluh persen dari mereka menerima ancaman pembunuhan,” kata Gill. “Mereka ketakutan.”

Bekas tim sepakbola wanita Afghanistan sudah lebih dulu diangkut ke Australia, sementara tim muda wanita Afghanistan kemudian diberi suaka di Portugal. Namun, tim remaja ABG ini nasibnya masih belum jelas – sampai akhirnya mendapat lampu hijau untuk bermukim di Inggris.

Para remaja itu, bersama pelatih dan anggota keluarganya rencananya akan dievakuasi ke Qatar pada akhir Agustus. Ketika sudah mendekati bandara Kabul, bus-bus yang mereka tumpangi terpaksa berbalik arah karena ada peringatan keamanan. Dua jam kemudian bandara itu diserang orang pelaku bom bunuh diri.

Setelah bersembunyi selama 10 hari, mereka akhirnya diangkut dengan bus ke perbatasan Afghanistan dan menyeberang ke Pakistan, setelah mendapatkan izin masuk langsung dari Perdan Menteri Pakistan Imran Khan.

Namun, visa Pakistan mereka nyaris habis, karena itu harus segera dipindah ke negara lain supaya mereka tidak dikembalikan ke Afghanistan, kata Gill.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ABGAfghanistaninggrisPakistanRemaja Putrisepakbola
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR RI Sambut Baik Keputusan Arab Saudi Terkait Izin Penyelenggaraan Umrah
Tulisan selanjutnya Kemenag Susun Panduan Pembelajaran PAI, Tak Bertentangan dengan Pancasila Jadi Aspek yang Ditekankan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?