Hidayatullah.com–Pasukan Israel menangkap seorang anggota parlemen dari kelompok pejuang Palestina Hamas di Tepi Barat.
Hathem Qufishe diambil dari rumahnya di kota Hebron untuk “ditanyai soal keamanan”, demikian pernyataan militer Israel.
Seorang juru bicara Hamas di Gaza, Mushir al-Masri, menuduh Israel mencoba “menghancurkan wakil sah” rakyat Palestina.
Qufishe baru dibebaskan dari sebuah penjara Israel bulan November lalu setelah menjalani hukuman penjara selama lebih dari tiga tahun.
Dia dipenjara bersama dengan puluhan anggota parlemen dari Hamas yang lain serta sejumlah aktivis setelah tentara Israel Gilad Shalit diculik oleh para pejuang bulan Juni 2006.
Lima bulan sebelumnya Hamas memenangkan suara mayoritas dalam pemilihan Dewan Legislatif Palestina, tetapi pemerintah baru pimpinan Hamas dikenakan sanksi ekonomi dan diplomatik berat oleh Israel dan sekutu-sekutunya di Barat.
Bulan Juni 2007 Hamas mengusir saingannya, gerakan Fatah, dari Jalur Gaza, dan mendirikan pemerintah paralel di sana dan di Tepi Barat, memicu Israel memperketat blokadenya.[bbc/hidayatullah.com]