Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

NPR Pecat Analis Seniornya yang Islamofobia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com –NPR News memecat seorang analis berita seniornya, Juan Williams, setelah membuat pernyataan tentang Muslim di Fox News beberapa hari lalu.
Williams hadir dalam salah satu episode The o’Reilly Factor yang tayang setiap Senin. Ketika itu pembawa acaranya, Bill O’Reilly, bertanya kepada Williams tentang dilema yang dihadapi Amerika Serikat terkait Muslim. O’Reilly sendiri sedang mencari dukungan atas pernyataan sebelumnya di acara The View, di mana dia menyalahkan Muslim secara langsung atas peristiwa 9/11, yang membuat pendampingnya Joy Behar dan aktris Whoopi Goldberg angkat kaki di tengah-tengah acara. 
Williams memberikan tanggapan atas pertanyaan O’Reilly, “Dengar Bill, saya bukan seorang fanatik. Anda tahu buku yang saya tulis tentang gerakan hak-hak sipil di negara ini. Tapi ketika saya naik pesawat, saya harus mengatakan padamu, jika saya melihat orang yang berpenampilan (seperti) Muslim maka saya berpikir–kamu tahu–mereka mengidentifikasikan diri mereka yang paling utama sebagai Muslim. Dan saya menjadi takut, was-was.” 
Maksud dari pernyataan Williams tentu terkait dengan beberapa insiden pembajakan dan peledakan pesawat AS yang selalu dituduhkan kepada Muslim. 
Williams juga mengatakan agar umat Kristen seharusnya tidak dipersalahkan atas kejadian pemboman di Oklahoma City yang dilakukan oleh Timothy McVeigh. 
Pernyataan-pernyataan Williams yang anti-Islam itu memancing banyak kritik terhadapnya. 
NPR, yang merupakan radio publik AS, dalam situsnya Kamis (21/10) menyatakan bahwa Williams adalah seorang kontributor yang sangat berharga. Namun karena pernyataannya di acara The O’Reilly Factor Senin lalu tidak konsisten dengan standar editorial NPR dan penerapannya, serta mengingat kredibilitasnya sebagai seorang analis berita di NPR, maka NPR memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan Williams. 
Tampilnya Williams di banyak acara debat dan bincang-bincang di stasiun televisi Fox News memang sudah lama menjadi duri bagi para pejabat NPR.
Sebagaimana dilansir NPR, Williams menyatakan belum siap untuk berkomentar dan sedang berunding dengan istrinya mengenai masalah tersebut, saat dihubungi pada Rabu malam.[di/npr/ hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Berita Foto] Aspirasi ala HMI
Tulisan selanjutnya Ketua DPRD Surabaya Punya Hobi Koleksi Mobil Mewah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

Berita
15 Agustus 2026 10:23
Kecam Pengakuan Kolombia atas Kedaulatan ‘Israel’ di Golan, Oman: Melanggar Hukum Internasional
Bertemu Medikdasmen, MUI Dorong Budaya Hidup Halal Masuk Lingkungan Sekolah
Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh

Terbaru

  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’
  • 70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh
  • Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?