Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Marah Hait al-Buraq Disebut Milik Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com –Amerika Serikat mengecam Palestina karena tidak mengakui adanya keterkaitan Yahudi dengan tembok sebelah barat Masjid al-Aqsha yang disebut sebagai Tembok Ratapan, salah satu tempat paling suci umat Yahudi.
“Kami mengecam keras dan menolak sepenuhnya komentar tersebut oleh karena secara faktual tidak benar, tidak sensitif dan sangat provokatif,” kata jurubicara Deplu AS Philip Crowley, Selasa (30/11).
“Kami sudah berulangkali menyampaikan kepada para pemimpin Otorita Palestina akan perlunya secara terus menerus memerangi delegitimasi Israel, termasuk penyangkalan sejarah hubungan Yahudi dengan negerinya.”
Negeri Yahudi yang dimaksud tidak lain tanah air bangsa Palestina, di mana Masjid al-Aqsha berdiri.
Sebagaimana dilansir Maan, reaksi pemerintah AS itu muncul beberapa hari setelah sebuah artikel tulisan Wakil Menteri Informasi Palestina Mutawakil Taha muncul di situs kementeriannya.
Dalam artikelnya Taha menuliskan sejarah Hait al-Buraq. “Dinding al-Buraq adalah tembok sebelah barat al-Aqsha, yang mana diklaim secara salah kepemilikannya oleh penjajah Zionis dengan menyebutnya sebagai Tembok Ratapan atau Kotel,” tulisnya.
Di atas Hait al-Buraq terdapat area yang dikenal Muslim sebagai Haram Ash-Sharif, tempat berdirinya Masjid al-Aqsha, tempat suci ketiga umat Islam.
Tembok sebelah barat itu jatuh ke tangan Yahudi untuk pertama kali sejak zaman Romawi pada perang tahun 1967, ketika Israel berhasil menduduki Yerusalem Timur.
Crowley mengatakan, para pejabat AS menunggu dan berkonsultasi selama beberapa hari sebelum akhirnya mengeluarkan tanggapannya itu. “Untuk memastikan bahwa pernyataan yang dibuat itu benar, sebelum kami berkomentar.”
Dia juga berkata bahwa sikap AS sama seperti selama ini, di mana status Yerusalem akan ditentukan dalam negosiasi final antara para pihak, atau dibahas terakhir.
“Kami mengakui bahwa Yerusalem adalah isu yang sangat penting bagi orang Israel, Palestina, bagi umat Yahudi, Muslim dan umat Kristen di mana pun,” tambahnya.
Howard Berman dari Partai Republik, pimpinan komite urusan luar negeri di DPR AS juga menyampaikan kecaman serupa.
“Saya sangat mengecam laporan terbaru … yang menyatakan bahwa Tembok Barat dari Kota Tua Yerusalem tidak memiliki hubungan relijius dengan Yahudi,” katanya dalam sebuah pernyataan.[di/maan/ hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateTembok Ratapan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Siap Dirikan Negara Palestina dengan Batas 1967
Tulisan selanjutnya Azyumardi Azra:Pemerintah Harus Dukung Penerbitan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an

Berita
3 November 2026 15:45
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?