Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikhwanul Muslimin Boikot Pemilu Babak Kedua

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Partai oposisi terbesar Mesir, Ikhwanul Muslimin, memutuskan memboikot Pemilu parlemen putaran kedua setelah pada putaran pertama terjadi berbagai penyimpangan dan kecurangan oleh partai berkuasa negara ini.
Ikhwanul Muslimin mengkonfirmasikan rencana boikotnya atas putaran kedua Pemilu parlemen yang dijadwalkan digelar 5 Desember mendatang.
Ikhwanul Muslimin dan partai Wafd yang sekuler hari Rabu mengumumkan tidak akan ikut dalam Pemilu. Kedua pihak boleh dikatakan tak mendapat kursi dalam Pemilu putaran pertama.
Ikhwanul Muslimin tidak memenangkan satu kursi pun, meskipun kelompok itu memenangkan sekitar seperlima kursi pada pemilu tahun 2005. Dua kandidat memenangkan kursi untuk Wafd, partai oposisi terbesar kedua di Mesir.
Menurut Ikhwanul Muslimin, pihaknya bahkan gagal meraih satu kursi di babak pertama pemungutan suara dan hanya 21 dari 130 calonnya yang dapat mengikuti putaran selanjutnya.
Partai oposisi itu menuding partai berkuasa pimpinan Presiden Husni Mubarak telah memanipulasi suara untuk memastikan kemenangan mutlak.
Seorang pejabat Ikhwanul Muslimin, Essam el-Erian mengatakan, “Sepanjang malam komite Pemilu di berbagai wilayah menghitung suara dan kemudian mengubahnya.”
“Ini merupakan pemilu yang penuh kecurangan dan tidak sah,” tambahnya.
Pimpinan Ikhwan, Mohammed Badie mengatakan Pemilu tersebut telah mengekspos pemerintah Mesir sebagai “rezim tirani yang melanggar hukum dan korup.”
Sementara itu, pemerintah Mesir mengatakan sewaktu proses Pemilu itu, memang ada insiden kecurangan kecil.
Ikhanul Muslimin yang menang sekitar seperlima dari kursi parlemen pada pemilihan sebelumnya, kini memprotes menyusul para kandidatnya diusir dari tempat pemungutan suara dan banyak pendukung mereka tidak diizinkan untuk memilih.
Mereka menambahkan bahwa partai berkuasa berusaha mencegah para pesaingnya untuk mengulangi kesuksesan mereka pada tahun 2005.
Sementara itu, partai liberal Wafd, juga mundur dari Pemilu.
Menurut Sekretaris Jenderal Partai Wafd, Munir Fakhir Abdel Nur kemarin (1/12) kepada AFP, “Kami akan menarik diri dari pemilu. Dua kandidat yang memenangi kursi di babak pertama juga akan ditarik mundur,” dikutip AFP, Munir Fakhir Abdel Nur, yang mengatakan pada hari Rabu.
Laporan mengenai berbagai masalah, intimidasi dan kecurangan dalam pemilihan umum parlemen Mesir dinilai oleh pakar politik telah merusak reputasi negara ini. [irb/bbc/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir-AS Patungan Bangun Tembok Baja Bawah Tanah Gaza
Tulisan selanjutnya Pengikut Sekte Poligami AS Pernah Mencapai Angka 10.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?