Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mubarak Khawatir Ikhwanul Muslimin Berkuasa

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 4 Februari 2011 13:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah lama ditunggu dunia, Presiden Mesir Hosni Mubarak akhirnya muncul juga. Dalam sebuah wawancara dengan wartawan senior ABC News, Christian Amanpour, Kamis (3/2) malam waktu Kairo, Mubarak mengatakan dirinya siap mau mundur namun takut kelompok Islam yang puluhan tahun didhaliminya, Al Ikhwan al Muslimun berkuasa.

Kepada Amanpour, Mubarak mengaku dirinya tak akan angkat kaki dari Mesir. Ia khawatir, kalau mundur, kubu Ihwanul Muslimin mengambilalih kekuasaan. Ia juga beralasan,  jika mundur ia khawatir kerusuhan semakin besar. Pengakuan Mubarak itu disampaikan saat diwawancarai  di Istana Presiden Mesir.
Pernyataan Mubarak ini merupakan momen pertama bersedia diwawancara pascaunjuk rasa besar-besaran sepuluh hari terakhir.

Mubarak mengaku sedih atas bentrokan kubu pendukung dengan kubu penentang dirinya. Mubarak sudah tak mau lagi melihat pertikaian antarwarga Negeri Seribu Piramid itu. Terkait desakan meninggalkan Mesir, Mubarak kukuh ingin mati di Tanah Airnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Omar Suleiman menegaskan takkan menggunakan kekuatan militer untuk membubarkan pengunjuk rasa. Sampai saat ini puluhan ribu orang bertahan di Tahrir Square. Padahal, mereka sudah diminta membubarkan diri dan mengosongkan kawasan utama Kota Kairo itu demi mencegah jatuhnya lagi korban tewas dan luka.

Berbagai Cara

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Untuk mempertahankan kekuasaannya, Mubarak juga melakukan berbagai cara membungkam suara rakyatnya. Setelah sebelumnya sempat memutus jaringan internet dan menutup TV Aljazeera, ia juga memaksa perusahaan Telekomunikasi Inggris, Vodafone,  untuk menyebarkan pesan pendek (sms) ke semua pelanggannya. Pesan pendek itu berisikan dukungan penuh atas rezim Mubarak.

Vodafone memulai pengiriman sms ke semua pelanggannya sejak awal aksi demo massal di Mesir. Di antara pesan pendek tersebut adalah permintaan kepada para pendukung Mubarak supaya menghadapi para pengunjuk rasa.

Salah satu pesan pendek yang ada berisikan, “Pasukan keamanan Mesir meminta warga setia dan jujur supaya menghadapi para pengkhianat dan membela bangsa dan kemuliaan negara ini.”

Menyusul pemaksaan pengiriman pesan pendek itu, perusahaan Vodafone mengeluarkan stetemen pada hari Kamis (3/2) yang isinya menentang pesan pendek yang bersisikan provokatif tersebut. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya JMC: Dakwaan Hukum Mati Ba’asyir Sarat Konspirasi
Tulisan selanjutnya Bukan Ngajak Rakyatnya, Mubarak Rundingkan Transisi dengan Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Hikmah

Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak

Hikmah
31 Oktober 2026 20:28
Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?