Hidayatullah.com—Para dokter dan staf yang bekerja di klinik umum di wilayah England melaporkan banyak tindak kekerasan fisik dan verbal dari pasien, lapor koran The Independent (23/8/2021).
Sejumlah dokter umum mengatakan kepada koran tersebut bahwa mereka takut untuk datang ke tempat kerja dan stafnya banyak yang berhenti karena sehari-hari mendapat ancaman.
Sebagian lain mengaku mendapat ancaman bom, sementara staf di sebuah klinik di London menerima surat kebencian terkait peran mereka dalam vaksinasi Covid-19.
Sebuah laporan yang dirilis awal bulan ini oleh British Medical Association mendapati lebih dari sepertiga dokter belakangan ini mengalami kekerasan verbal, terutama dokter umum.
Penundaan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan perubahan cara operasional National Health Service (NHS) akibat pandemi Covid-19 disebut sebagai salah satu faktor penyebab perilaku kasar pasien terhadap tenaga medis, kata BMA.*