Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

TKI Hong Kong Kecam Pejabat KBRI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Oktober 2010 17:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penderitaan yang dialami Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  di Hong Kong membuat mereka melakukan unjuk rasa terhadap pejabat KBRI. Ahad siang (10/10) bertempat di East Point Road,Causeway Bay, lebih dari tujuratus massa bergabung dalam aksi solidaritas mengecam pejabat KBRI di Hong Kong.
 
Akibat aksi para TKI, jalan yang terletak di depan Sogo tersebut padat oleh TKI/BMI. Massa berkumpul pukul 14.00 waktu Hong Kong,dengan membawa spanduk dan meneriakkan yel-yel yang berisi kecaman terhadap [pejabat KBRI Hong kong.
 
Pukul 14.30 waktu setempat, masa bergerak menuju depan KBRI,yang terletak di Keswick street,200 meter dari East Point Road.
 
Dalam aksinya, para TKI  menuntut kinerja pemerintah yang dinilai mengecewakan. Mereka juga meminta pejabat KBRI  bisa cerdas agar bisa memperjuangkan hak-haknya.
 
Menurut pantauan hidayatullah.com di lokasi, aksi  ini dilatarbelakangi oleh kemarahan TKI terhadap KBRI karena dinilai enggan membayar biaya kepada agen sebesar HKD 21000. TKI dinilai harus menerima teror dari bank dan agen, sementara saat mengadu kepada KBRI justru tak mendapat pembelaan. Mereka menilai, KBRI sering menyalahkan TKI.
 
”Saya awal-awal datang ke Hong Kong telah dibodohi agen, hanya mendapat gaji HKD1800. Padahal, seharusnya upah minimum di Hong Kong adalah HKD 3850. Itupun terlebih dahulu saya harus merelakan tujuh bulan gaji saya di serahkan ke agen. Kemudian setelah selesai kontrak dua tahun, saya mencari kerja lagi dan mendapat upah HKD2500. Juga harus membayar ke agen selama lima bulan gaji,” ujar  TKI bernama Rian kepada hidayatullah.com.
 
Rian mengaku, setelah masa lima bulan ia setorkan gajinya ke agen, tapi justru majikan mem-PHK nya. Ketika ia  mengadu ke KBRI, justru  angkat tangan. “Sungguh mengecewakan,untuk apa pejabat KBRI di tempatkan di luar negeri jika tidak bisa menolong warganya,” ujar wanita asal Jawa Timur ini.
 
“Saya justru mendapat pertolongan untuk menyelesaikan kasus saya melalui aliansi yang didirikan dan di kelola teman-teman TKI. Maka dari itu saya memutuskan untuk selalu ikut aksi demo seperti ini, dan terus mengajak TKI lain agar lebih cerdas menyikapi kezaliman agen,” lanjutnya berapi-api.
 
TKI lain bernama Kiki, saat di temui hidayatullah.com di tempat aksi, ia menuturkan alasannya bergabung dalam demo siang itu.
 
”Kita melakukan aksi untuk menuntut pemerintah Indonesia agar meringankan biaya penempatan TKI. Karena kemiskinan kami terpaksa menjadi TKI, tapi pemerintah justru tega menjadikan kami sebagai sapi perah. Kewajiban kami harus dilakukan, tapi hak-hak kami dirampas,” ujarnya.
 
Seorang warga negara Hong Kong yang bernama Doris, ikut memberikan dukungan terhadap aksi yang di lakukan TKI siang itu. Dengan membawa dua anaknya yang masih berumur 6 dan 8 tahun, Doris memberikan motivasi kepada TKI yang bergabung dalam demo tersebut. [yul/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Bangkit” dari Terjangan Tsunami Aceh
Tulisan selanjutnya Soal Pembakaran al-Quran, Ahmadinejad Kirimi Paus Surat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?