Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kejaksaan Panggil Mubarak dan Putranya Terkait Dugaan Korupsi

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 11 April 2011 10:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jaksa Penuntut Umum Mesir, Abdel Magid Mahmud telah memanggil Mubarak dan putranya untuk dimintai keterangan tentang kasus korupsi dan penggunaan kekerasan terhadap demonstran damai.

Kabar ini diumumkan tidak lama setelah Mubarak mengeluarkan statement pertamanya sejak ia digulingkan dua-bulan lalu, membantah tuduhan korupsi.
Mantan Perdana Menteri Ahmed Nazif juga telah ditahan untuk pengusutan atas tuduhan korupsi.

Pemanggilan itu dilakukan setelah puluhan ribu demonstran menuntut pengusutan atas Mubarak dan keluarganya serta para mantan pejabat di era rezim diktator itu.
Sementara itu, Mubarak terpaksa akan menggunakan pengacara asing untuk membela keluarganya, yang tersandung kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang setelah sejumlah pengacara Mesir menolak memberi bantuan hukum.

Sedikit-dikitnya ada lima pengacara dari Inggris yang akan digunakan keluarga Mubarak, karena tidak satupun pengacara Mesir bersedia membela mereka, tulis surat kabar Al Ahram pada hari Ahad (10/4).

Mubarak mengatakan, ia berhak membela reputasinya dan ia membantah memiliki asset di luar negeri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada hari Jum’at, Lapangan Tahrir di Kairo sekali lagi dipenuhi para demonstran yang menyerukan Mubarak dan keluarganya diadili karena korupsi.

Paling sedikit satu orang tewas dan puluhan cedera ketika tentara bergerak untuk mengosongkan lapangan itu.

Dilaporka pula bahwa demonstran Mesir menggelar protes terhadap Dewan Tinggi Militer di Bundaran Tahrir. Mereka menuntut kepada Marsekal Mohamed Hussein Tantawi untuk mundur.

Setidaknya enam pengunjuk rasa tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah pasukan keamanan menggunakan senjata dan pentungan untuk membubarkan massa di Bundaran Tahrir pada hari Sabtu.

Laporan sebelumnya mengatakan Mubarak dan mantan menteri perminyakan juga sedang diselidiki karena menjual gas dengan harga murah kepada Zionis Israel.

Kepala jaksa telah menerima bukti bahwa Mubarak dan Sameh Fahmi menjual gas alam ke Israel dan beberapa negara Barat dengan harga rendah. Fahmi baru-baru ini mengatakan kepada penyidik bahwa ia hanya melaksanakan perintah Mubarak.

Mesir memasok sekitar 40 persen kebutuhan gas Israel berdasarkan kesepakatan yang dicapai antara Kairo dan Tel Aviv setelah kesepakatan damai 1979.

Selama 30 tahun kekuasaannya sejak terbunuhnya Presiden Anwar Sadat pada 1981, Mubarak dan keluarganya ditaksir menggelapkan uang negara sebanyak puluhan miliar dolar dan disimpan di bank-bank asing.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Husni MubarakKorupsiold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Makkah Selidiki Pembunuhan TKW Indonesia
Tulisan selanjutnya eBook Gusur Buku Cetak di AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?