Hidayatullah.com–Kementerian Pendidikan Kuwait bekerjasama dengan sebuah organisasi yang didanai Amerika Serikat, International Education and Resource Network (iEARN), telah sepakat untuk menyemangati para siswa sekolah menengah mengejar karir sebagai jurnalis sejak dini.
Berdasarkan kesepakatan yang dibuat, siswa-siswa Kuwait akan diberikan pelatihan jurnalistik.
“Salah satu prinsip yang Amerika Serikat dukung adalah kebebasan pers, dan kami berharap melalui pendanaan program seperti program jurnalistik ini, kami dapat menanamkan pada siswa-siswa ini penghargaan terhadap kebebasan pers,” kata Karen Volker, direktur Middle East Partnership Initiative (MEPI) yang mengawasi iEARN.
Sebagaimana dilansir Al-Watan Daily (19/4), Karen mengatakan, dari program jurnalistik itu juga diharapkan para siswa memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan menulis dan hal-hal mendasar yang berkaitan dengan jurnalisme.
Selain program di atas, MEPI memiliki program pemberdayaan wanita dan pemuda, peningkatan pendidikan, peningkatan partisipasi politik dan penguatan masyarakat serta supremasi hukum.
Media cetak Kuwait selama ini dianggap sebagai media yang paling bebas di kawasan Arab, dan hampir masuk ke dalam jajaran ranking internasional.*
Keterangan foto: Pelatihan jurnalistik sekolah menegah iEARN Kuwait 2010. [flickr-iEARN]