Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Utusan 700 Masjid di Prancis Memilih Perwakilan Mereka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juni 2011 11:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Beberapa masjid memilih perwakilan mereka di French Council of the Muslim Faith (CFCM). Pemilihan selanjutnya dijadwalkan tanggal 19 Juni ini.

Pemilihan kemarin adalah untuk 25 dewan daerah. Utusan-utusan tersebut akan memilih untuk institusi badan nasional pada tanggal 19 Juni.

Pemilihan ini diadakan setiap tiga tahun sejak CFCM dibentuk oleh Nicolas Sarkozyn tahun 2003, ketika ia menjadi menteri dalam negeri untuk urusan keagamaan.

CFCM adalah badan pemilihan nasional yang menjadi teman bicara resmi untuk Negara Prancis dalam peraturan aktivitas Muslim.

Lebih dari 3.700 utusan dari 700 masjid di Prancis turut serta dalam pemilihan saat ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, dua kelompok utama memboikot pemilihan, memprotes jika pemilihan ini lebih seperti kontes antara dua kelompok etnik daripada memilih perwakilan yang sebenarnya untuk pemeluk agama Islam di Prancis.

Kelompok tersebut adalah Union of Islamic Organizations of France (UOIF) dan National Federation of the Great Mosque of Paris (GMP) yang meminta penundaan pemilihan.

Walaupun demikian kedua kelompok ini mewakili kepentingan etnik yang berbeda. Salah satunya dekat pada Al Ikhwan al Muslimun sementara yang lain lebih dekat pada pemerintah Aljazair.

Kritik mengenai pemilihan muncul karena masuknya pengaruh antara Islam Aljazair dan Maroko di Prancis, agama kedua terbesar di Negara tersebut.

Pemilihan ini “merupakan kesempatan bagi Negara-negara asing- Aljazair, Maroko dan Turki- untuk mengukur kekuatan mereka,” ujar Fouad Allaoui, Presiden UOIF.

Yang terlihat sekarang, pemilihan ini mengatur perbedaan etnik di Prancis tetapi bukan kepercayaan Islam,” tambah Mr. Allaoi.

Poin utama dalam pertentangan ini adalah kriteria untuk perwakilan, sebuah bahasan “yang telah diperbincangkan di pemilihan sebelumnya. Saat ini, pemilihan ditentukan berdasarkan panjang persegi dari masjid khusus.

Sebagai contohnya, jika memiliki ruangan shalat sebesar 100 m2 berhak memilih 1 delegasi, sementara masjid dengan luas 800 m2 akan diwakili 15 delegasi.

Menteri dalam negeri Prancis saat ini, Claude Guéant, mengatakan walaupun proses pemilihan tidak sempurna, CFCM tetaplah penting di Prancis untuk mengatasi masalah yang terkait Islam, “khususnya pertanyaan mengenai pelatihan imam”.

“Imam-imam tersebut seharusnya berdialog mengnai sistem hukum Prancis dan lebih luasnya dalam budaya Prancis,” tambah Menteri tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beginilah Jika Belajar “Berislam” pada Romo
Tulisan selanjutnya Masjid, Al-Quran Kembali Dibakar di Ramallah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?