Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Suka dan Duka Warga Mesir atas Keputusan Bebas Kasus Pembunuhan Demonstran 2011 Husni Mubarak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2014 05:48 5:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2014 05:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Keluarga dan kerabat demonstran yang meninggal dalam aksi unjuk rasa Januari 2011 menentang kekuasaan Husni Mubarak memprotes keputusan hakim yang membebaskan bekas presiden itu, lansir Euronews.

Di luar lokasi persidangan di Akademi Kepolisian para penentang Mubarak mengekspresikan kemarahan dan kesedihannya atas keputusan hakim yang menyatakan Husni Mubarak tidak bersalah atas kematian para demonstran yang menuntutnya mundur.

“Ini tidak adil,” teriak Samir Marai yang terluka ketika berdemonstrasi menuntut pengunduran diri Mubarak. “Kami tidak kayak menerima ini dari peradilan Mesir. Kami tidak layak menerima keputusan seperti ini setelah menunggu selama empat tahun.”

“Kami salah turun ke jalan-jalan…kami seharusnya tidak melakukan protes atau menuntut hak-hak kami, karena sekarang mereka mengatakan bahwa kami salah dan mereka dibebaskan. Mereka tidak bersalah? Siapa yang membunuh para martir itu? Saya ingin tahu,” kata seorang warga Mesir Nermine Fathy.

Tetapi tidak semua rakyat marah. Faktanya mantan presiden Mesir itu masih memiliki pendukung yang juga menunggu keputusan hakim di luar tempat persidangan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Alhamdulillah atas keadilan ini,” kata Yasser Muhammad. “Mubarak sekarang mendapatkanhaknya. Mesir sekarang bebas dari konspirasi 25 Januari.”

“Salut buat kehakiman dan selamat kepada Presiden Mubarak setelah menderita selama bertahun-tahun,” imbuh seorang wanita. “Alhamdulillh dia menang dan Alhamdulillah kebenaran terungkap. Sekarang kami ingin dia agar diberi perhargaan.”

Dalam wawancara lewat telepon dengan salah satu stasiun televisi mantan presiden Mesir yang berkuasa selama 30 tahun itu bersikukuh mengatakan bahwa dirinya tidak bersalah.

Meskipun dinyatakan bebas oleh pengadilan hari Sabtu (29/11/2014), Mubarak yang kini berusia 86 tahun itu masih harus mendekam di balik jeruji, untuk menjalani masa tiga tahun kurungan untuk kasus penggelapan uang publik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Faqir Minta Satu Dirham, Namun Menolak 20 Dinar
Tulisan selanjutnya Ketakutan, Polisi Penembak Mati Pemuda di Ferguson Tanggalkan Seragam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?