Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aung San Suu Kyi Iri Revolusi Arab

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 28 Juni 2011 18:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tokoh demokrasi Birma Aung San Suu Kyi menyatakan terkesan dengan gelombang protes rakyat yang melanda negara-negara Arab dan menyebutnya sebagai inspirasi bagi rakyat Birma.

Hal itu disampaikan Suu Kyi dalam wawancara yang akan ditayangkan radio BBC pada hari Selasa (28/6).

Dalam wawancara itu, Suu Ki membandingkan perjuangan rakyat Timur Tengah melawan rezim otoriter dengan perjuangan rakyatnya untuk menggulingkan penguasa. Birma atau yang dikenal juga dengan Myanmar, dikuasai oleh pemerintah diktator sejak tahun 1962. Tahun 1988 dan 2007 rakyat Birma bergerak menuntut reformasi politik, namun tentara pemerintah menembaki mereka. Upaya itu pun gagal.

“Mengapa gejolak di Arab menjadi inspirasi bagi orang Birma? Karena kami hidup sebagaimana mereka,” kata wanita peraih hadiah Nobel tersebut.

“Kami di Birma, iri dengan revolusi Mesir yang begitu cepat dan mudah,” tegasnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penguasa Birma membebaskan Suu Kyi pada Nopember 2010 dari tahanan rumah yang telah dijalaninya selama 7 tahun. Para pengamat menilai pembebasan itu adalah upaya pemerintah untuk meredam tekanan internasional.

Suu Kyi mengatakan, meskipun sama-sama dipicu kejadian kecil, aksi demonstrasi menentang pemerintah di Birma sangat berbeda dengan di Tunisia. Perbedaannya, angkatan bersenjata Tunisia tidak menembaki rakyatnya sendiri, sementara di Birma, warga sipil dihujani tembakan. Di Tunisia fasilitas komunikasi juga relatif lebih maju.

“Itu tidak hanya membuat mereka bisa lebih mengorganisir dan mengkoordinasikan gerakan mereka. Tapi juga bisa menarik perhatian dunia untuk tetap memusatkan perhatiannya kepada mereka,” jelas Suu Kyi.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meski Ada Kasus TKI, Ibadah Haji tak Terganggu
Tulisan selanjutnya Mickey Minnie Dipakai untuk Menghina Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?