Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Langgar Larangan Masuk Kuil, Wanita Hindu India Dipukuli Ibu Mertua

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Januari 2019 10:23 10:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Januari 2019 10:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu dari dua wanita India yang membuat sejarah dengan memasuki sebuah kuil Hindu yang terlarang bagi perempuan dikabarkan mulai pulih dari luka-luka yang dideritanya akibat dipukuli ibu mertuanya.

Kanaka Durga, 39, berada di persembunyian sejak 2 Januari, ketika tindakannya memasuki Kuil Sabarimala menyulut kemarahan komunitas Hindu.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa ibu mertuanya memukuli dirinya ketika dia pulang ke rumah hari Selasa (15/1/2019), lansir BBC.

Kuil Sabarimala tertutup bagi perempuan yang sudah memasuki “usia menstruasi” antara 10 dan 50 tahun, sampai pengadilan membatalkan aturan tersebut pada September 2018.

Namun, meskipun pengadilan sudah mencabut larangan tersebut, masyarakat Hindu masih mencegat wanita yang berusaha memasuki rumah peribadatan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Karnaka Durga dan Bindu Ammini, 40, membuat sejarah setelah mereka memasuki Kuil Sabarimala pada tengah malam dengan pengawalan polisi. Namun, begitu kabar perihal tindakan keduanya tersebar di masyarakat, aksi unjuk rasa yang diwarnai kekerasan merebak di negara bagian Kerala, di mana kuil itu berada.

Kedua wanita tersebut terpaksa mengungsi di tempat persembunyian, dengan perlindungan polisi.

Ammini mengatakan kepada BBC Hindi bahwa Kanaka Durga dipukuli di bagian kepala oleh ibu mertuanya ketika pulang kembali ke rumah hari Selasa.

Teman-temannya mengatakan bahwa keluarga tidak mendukung tindakan Kanaka Durga memasuki kuil, karena menurut keyakinan mereka tindakan itu merupakan penghinaan terhadap kuil dan dewanya.

“Mereka tidak ingin dia pulang ke rumah karena mereka berkeyakinan dia telah mencoreng nama keluarga. Masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya juga menentang tindakannya memasuki kuil,” kata Prasad Amore, dari kelompok pendukung wanita memasuki kuil.

Seorang pejabat kepolisian mengatakan kepada AFP bahwa Kanaka Durga sudah mendaftarkan kasus penganiayaan oleh ibu mertuanya, yang ditudingnya memukuli dia dengan tongkat kayu, termasuk di bagian kepala.

Bindu Ammini –media lain menyebutnya sebagai Bindu Hariharan dan berusia 42 tahun– mengatakan bahwa awalnya suami Kanaka Durga menentang keputusan istrinya untuk memasuki kuil, tetapi sekarang sikapnya berubah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pintu rezeki Berukhuwah Sepenuh Hati
Tulisan selanjutnya ADKASI Minta Pemerintah Adil Terhadap Honorer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?