Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelaku Utama Penyiksaan di Abu Ghraib Dibebaskan

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 7 Agustus 2011 23:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tentara Amerika Serikat yang memimpin penyiksaan atas warga Iraq di penjara Abu Ghraib dibebaskan hari Sabtu (06/8).

Kopral Charles Gardner Jr, mantan tentara cadangan AS dihukum karena memimpin enam orang dari Polisi Militer ke-732 melakukan penyiksaan secara seksual atas warga Iraq yang ditahan di penjara Baghdad itu. Aksi mereka diabadikan oleh Graner dalam banyak foto yang muncul ke publik tahun 2004 silam.

Menurut pejabat militer AS, Graner telah menjalani hukumannya selama enam setengah tahun dari 10 tahun penjara yang dijatuhkan hakim. Graner mendapatkan vonis hukuman paling lama dibanding teman-temannya.

Sebagimana dilansir BBC (07/8), Hana Adwar, pegiat hak asasi manusia Irak mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa Irak akan menunjukkan kemarahan karena pembebasan Graner ini.

Juru bicara militer AS Rebecca Steed mengatakan Graner, yang dibebaskan dari Fort Leavenworth, Kansas, akan diawasi sampai bulan Desember 2014.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Turut serta dalam aksi bejatnya adalah tunangan Graner, yang juga merupakan anggota militer AS Lunndie England. Wanita itu dikenai hukuman penjara tiga tahun.

Graner mengklaim penyiksaan yang dilakukannya merupakan interogasi atas tahanan yang sesuai dengan perintah intelijen militer.

Dari foto yang muncul ke publik tampak Graner dan teman-temannya mempermalukan dan memukuli tahanan. Para tahan disiksa dalam keadaan telanjang, sementara Graner dan sejawatnya kelihatan sangat senang dan puas dengan aksi gila yang mereka lakukan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islamic Relief Tambah Bantuan ke Somalia
Tulisan selanjutnya Kuba Siap Dukung Palestina di PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?