Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sarkozy: Turki Bukan Bagian dari Uni Eropa

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 7 Oktober 2011 22:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dalam turnya ke negara-negara Kaukasus mengulangi pernyataannya tentang Turki, yang dianggapnya bukan bagian dari Uni Eropa.

“Terletak di Asia Kecil, Turki memiliki peran penting di dunia. Ia merupakan jembatan antara Timur dan Barat,” kata Sarkozy, yang dilansir Todyaszaman dari kantor berita Anatolia.

“Tapi peran ini di luar Uni Eropa. Prancis tidak melihat Turki ada di dalam Uni Eropa,” katanya saat berada di Armenia, Kamis (06/10/2011).

“Menurut pendapat saya, keanggotaan Turki di Uni Eropa belum berubah dan tidak ada alasan untuk berubah,” katanya.

Keinginan Prancis agar Turki menjadi anggota khusus saja dan bukan anggota penuh di Uni Eropa, dinilai banyak orang di Turki sebagai prasangka terhadap sebuah negara Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pendapat itu bisa jadi benar. Sebab sebagaimana diketahui, politisi di negara-negara Eropa — termasuk Prancis — sering menggunakan isu Islam dan Muslim sebagai alat politik mendulang suara.

Terkait Turki dan kunjungannya ke Armenia, Sarkozy — yang akan bertarung mempertahankan kursi presidennya dalam pemilihan April mendatang — mendesak Turki mengakui pembantaian warga Armenia oleh Kerajaan Ottoman Turki pada Perang Dunia I, tahun 1915.

“Pembantaian Armenia adalah realita sejarah. Penyangkalan kolektif lebih buruk dibanding penyangkalan individu,” kata Sarkozy kepada wartawan.*

Keterangan Foto: Nicolas Sarkozy bersama Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev di Baku, Jum’at (07/10/2011).[Reuters]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Sirte Marah Pada Pemberontak dan NATO
Tulisan selanjutnya NATO Gagal Menjamin Kemanan Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?