Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Kembali Tangguhkan Dana untuk Oxfam Menyusul Tuduhan Baru Eksploitasi Seksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 April 2021 07:14 7:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 April 2021 07:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Inggris kembali menangguhkan pemberian dana kepada organisasi amal Oxfam menyusul adanya tuduhan baru eksploitasi seksual dan perundungan yang dilakukan sejumlah stafnya.

Dua pekerja Oxfam di Republik Demokratik Kongo diberhentikan pekan lalu menyusul laporan tentang perilaku buruk mereka.

Penangguhan dana pemerintah ini kembali dilakukan terhadap Oxfam, padahal organisasi yang dibentuk oleh komunitas Kristen Inggris itu baru saja mendapat aliran dana dari negara pada bulan Maret, setelah sebelumnya ditangguhkan karena kasus eksploitasi seksual oleh stafnya di Haiti.

Foreign and Development Office mengatakan Oxfam tidak akan dapat mengajukan permohonan dana dari pemerintah Inggris sampai masalah-masalah terkait tuduhan baru itu diselesaikan.

Seorang jubir kantor tersebut mengatakan bahwa semua organisasi yang mengajukan dana bantuan pemerintah Inggris harus memenuhi standar tinggi perlindungan terkait orang-orang yang bekerja dengan mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus terbaru di RD Kongo menimbulkan pertanyaan apakah Oxfam memenuhi standar tersebut, kata jubir itu seperti dilansir BBC Kamis (8/4/2021).

Oxfam mengatakan pemberhentian dua stafnya di RD Kongo menunjukkan pihaknya berkomitmen untuk menanggulangi penyalahgunaan wewenang.

Seorang jubir Oxfam memgatakan bahwa pihaknya senantiasa mengabarkan Foreign Office and the Charity Commission tertang perkembangan investigasi di RD Kongo.

Pekan lalu yayasan amal kemanusiaan terbesar di Inggris tersebut mengatakan pemberhentian dua stafnya di RD Kongo merupakan bagian dari investigasi yang dibentuk pada November 2020. Namun, koran The Times – yang pertama kali mengungkap perihal skandal itu pada 2018 – mengatakan orang-orang di dalam Oxfam yang mengungkap skandal tersebut merasa “frustasi” karena yayasan itu sangat lambat dalam penyelidikannya.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:eksploitasi seksualinggrisOxfam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisario: Kepala Kepolisian Kami Dibunuh
Tulisan selanjutnya Pak Isran Noor, Istighfarlah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?