Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kaisar Jepang Akihito Turun Tahta Akhir April 2019

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Februari 2019 07:18 7:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Februari 2019 07:18
Bagikan
Kaisar Jepang Akihito dan Putra Mahkota Naruhito.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kaisar Jepang Akihito akan turun dari tahtanya pada akhir April, kejadian pertama di kerajaan itu selama dua ratus tahun. Dalam peringatan ke-30 tahun masa kekuasaannya hari Ahad (24/2/2019) Kaisar Akihito menyerukan agar negaranya menjalin hubungan erat dengan dunia.

Dilansir Reuters, raja berusia 85 tahun yang menjadi simbol perdamaian dan rekonsiliasi setelah kematian ayahnya Hirohito juga menekankan hasrat kuat rakyat dan negeri Jepang akan perdamaian.

Akihito akan mundur dari jabatannya pada 30 April 2019 dan digantikan keesokan harinya oleh Putra Mahkota Naruhito, 59.

Acara hari Ahad itu dihadiri oleh istri kaisar Michiko, Perdana Menteri Shinzo Abe dan tamu kehormatan lainnya.

Kaisar Akihito, yang ayahnya dipandang sebagai dewa, dinyatakan dalam konstitusi Jepang pasca-Perang Dunia II sebagai simbol persatuan tetapi tidak memiliki kekuasaan politik di negara matahari terbit itu. Meskipun demikian, dia sangat dihormati.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akihito kerap berbicara perlunya mengenang kengerian perang. “Negeri ini dipenuhi untaian kata-kata dari seluruh rakyat yang berharap membangun sebuah era perdamaian bersama-sama,” kata Akihito, mengutip sebuah puisi yang ditulis istrinya setelah kematian Kaisar Hirohito tahun 1989.

Sebagian pakar melihat legasi Akihito terancam oleh agenda konservatif PM Shinzo Abe, sementara generasi era PD II banyak yang telah wafat.

Putra Mahkota Naruhito sudah menyatakan dengan jelas bahwa dia bermaksud mengikuti dan meneruskan jejak ayahnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cawapres Ma’ruf Amin Bilang Jokowi Siapkan ‘Tol Langit’
Tulisan selanjutnya MUI Sarankan Hayati Uji Kasus Pemecatannya ke PTUN

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?