Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bunuh Keponakan Pangeran Kuwait Kena Hukuman Mati

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 14 Oktober 2011 19:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pangeran Kuwait hari Kamis (13/10/2011) dijatuhi hukuman mati karena membunuh seorang pangeran lainnya. Demikian dilaporkan media setempat, Al Aan.

Pengadilan pidana menetapkan Pangeran Faisal al-Abdullah al-Sabah bersalah, karena membunuh keponakannya Pangeran Basil Salem Sabah al-Salim al-Sabah.

Sebelum pembunuhan terjadi, Faisal yang merupakan seorang kapten di angkatan bersenjata Kuwait, mengunjungi Basil pada bulan Juni 2010 di Istana Masilah, milik mendiang Amir Kuwait. Mereka duduk besama, tak lama kemudian Faisal mengajak Basil bicara empat mata. Keduanya lantas meninggalkan ruangan utama.

Beberapa saat kemudian, para tamu mendengar suara tembakan. Mereka melihat Basil terluka di ruang masuk, lalu melarikannya ke Rumah Sakit Mubarak al-Kabir. Sesampainya di sana, Basil dinyatakan meninggal. Menurut perawat, ia ditembak beberapa kali dari jarak dekat.

Pangeran Basil, 52 tahun, adalah cucu dari Amir Kuwait ke-12 Syeikh Sabah al-Salim al-Sabah yang memerintah dari Nopember 1965 sampai Desember 1977. Ia putra tertua dari pasangan Salim Sabah al-Salim al-Sabah dan Syeikha Badriyah Abdullah al-Jabir al-Sabah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ayahnya dulu menjabat duta besar Kuwait untuk Amerika Serikat, Kanada dan Venezuela pada tahun 1970-1975. Kemudian ia diberi tugas dalam urusan sosial dan tenaga kerja, dalam negeri, pertahanan dan urusan luar negeri hingga tahun 2001. Pada tahun itu ayah basil mundur dari pemerintahan dengan alasan kesehatan.

Pihak berwenang Kuwait tidak menemukan adanya motif politik dibalik pembunuhan tersebut. Pangeran Basil sendiri tidak memegang jabatan politik apapun di pemerintahan.*

Keterangan foto: Pangeran Faisal al-Abdullah al-Sabah.

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zaman Fitnah: Cegah Suami Selingkuh Justru Dicap Radikal!
Tulisan selanjutnya Jamaah Haji yang Meninggal Bertambah Menjadi Delapan Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?