Hidayatullah.com–Unit teroris dari kepolisian menghimbau agar warga kota London melaporkan segala bentuk anarkisme yang mereka saksikan kepada aparat keamanan.
Pengumuman itu disampaikan ke publik, lewat surat oleh unit kontraterorisme kepolisian distrik Westminster, London, pekan lalu.
Di dalam surat tersebut polisi menyebut anarkisme sebagai sebuah filosofi politik yang dianggap sebagai sikap yang tidak diinginkan, tidak perlu dan membahayakan, serta bertujuan menjadikan masyarakat tanpa aturan atau anarki.
“Informasi apapun terkait anarki harus dilaporkan ke polisi setempat,” himbau pengumuman itu.
Selain meminta warganya untuk melaporkan anarkisme, polisi juga minta agar warga melaporkan jika mereka melihat hal-hal yang terkait dengan kelompok Al Qaidah Iraq.
Pengiriman surat ke publik oleh lembaga kepolisian merupakan bagian dari Proyek Griffin, yang bertujuan menyatukan polisi, pemerintah daerah dan kelompok bisnis untuk melindungi masyarakat dari aksi terorisme, ekstrimisme dan kriminalitas.
Sebagaimana dilansir Associated Press (01/8), Kepolisian Metropolitan London tidak menjawab pertanyaan apakah kebijakan lokal itu mewakili kebijakan kepolisian secara keseluruhan terkait anarkisme.
Polisi Inggris menyalahkan para demonstran yang belum lama ini memprotes kebijakan pemangkasan anggaran dan kenaikan biaya pendidikan beberapa tahun terakhir. Dalam sebuah demonstrasi sekelompok orang bertopeng memecahkan kaca, mencorat-coret dinding dan bahkan menyerang mobil Pangeran Charles dan isterinya Camilla yang sedang menuju tempat konser amal.
Himbauan polisi untuk melaporkan anarkisme itu mendapat kritik dari pelaku demonstran.
Andy Meinke dari Freedom Press berpendapat, “Polisi seharusnya menangkap orang karena melakukan kejahatan, bukan karena apa yang mereka yakini.”
“Ini benar-benar menggelikan. Mereka sangat tahu siapa kami … kami dibuntuti saat demonstrasi. Siapa saja yang terkenal dalam anarkisme Inggris diketahui oleh polisi,” tandasnya.
Meskipun kesal, tapi menurut Meinke kebijakan itu merupakan promosi yang menguntungkan bagi kelompok mereka.
“Ini merupakan publikasi terbaik yang kami dapat selama bertahun-tahun,” katanya.*