Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendeta Billy Graham, Masuk Tokoh Berpengaruh di AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 November 2011 21:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa tidak ada pemimpin rohani yang benar-benar disebut berpengaruh di Amerika. Hanya saja, studi yang dikeluarkan oleh Barna Group dengan responden 1007 orang dewasa ini mengatakan 41% penduduk Amerika dewasa tidak bisa mengidentifikasi siapa yang mereka percaya sebagai orang Kristen yang paling berpengaruh di negaranya.

Meskipun begitu, Billy Graham menjadi orang pertama yang disebut sebagai orang paling berpengaruh yaitu sebanyak 19%, itupun oleh responden yang usianya 66 tahun ke atas. Demikian sebagaimana dikutip laman www.christianpost.com.

Billy Graham lebih dikenal karena dia sudah berkhotbah pada 215 juta orang di 185 negara yang berbeda selama hidupnya, dan menjangkau jutaan melalui radio, televisi, dan internet.

Dia juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap 30 pelayanan. Setelah Billy Graham, nama Paus Benediktus XVI muncul dalam urutan kedua sebanyak 9% dan diikuti oleh Presiden Barack Obama sebanyak 8% responden.

Joel Oesteen menempati urutan keempat dengan dukungan suara sebanyak 5%, sementara masing-masing 2% untuk Charles Stanley dan Joyce Meyer. Nama-nama lain ada juga yang disebutkan, tapi hanya sebesar masing-masing 1% termasuk Franklin Graham, TD Jakes, George W. Bush, Opray Winfrey, Maya Angelou, dan James Dobson.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Billy Graham adalah ayah dari Franklin Graham, pendeta radikal yang pernah mengeluarkan kata-kata Islam sebagai agama “jahat”. Gara-gara pernyataannya ini, Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) akhirnya membatalkan undangan layanan doa di Pentagon. Dalam jumpa pers, juru bicara Kolonel Tom Collins mengatakan komentar Graham tentang Islam dianggap tidak layak bagi insititusi militer yang bersifat inklusif dan menghormati semua agama.

Franklin yang dikenal sebagai evangelis Amerika beraliran keras, juga pernah berpendapat Yesus Kristus mati guna menghapus dosa akibat serangan kaum Muslim.

Selain itu, sang bapak, yang juga dianggap sebagai tokoh Kristen fundamentalis beberapa kali menggunakan istilah “evangelistic crusade” terhadap misi Kristen-nya yang disebarkan ke 185 negara di dunia. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Pemerintah Harus Serius Atasi Prostitusi Anak Sekolah
Tulisan selanjutnya Sandarkan pada Allah Semata, Titik!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?