Hidayatullah.com—Organisasi Kerjasama Islam (OKI) hari Sabtu (11/8/2012) mengumumkan bahwa mereka mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Mynmar untuk mendampingi Muslim Rohingya, yang kehilangan tempat tinggal karena kekerasan yang dialaminya.
OKI mengatakan, izin masuk itu diperoleh setelah dicapainya kesepakatan dengan pemerintah Rangoon pada hari Jumat antara delegasi mereka dengan Presiden Thein Sein mengenai penyaluran bantuan kemanusiaan di negara bagian Rakhine (Arakan), lansir AFP.
Thein Sein memberi izin setelah diyakinkan bahwa OKI akan memberikan bantuan kepada warga dari semua pihak yang menjadi korban.
Sekjen OKI Ekmeleddin Ihsanoglu telah mengajukan usulan untuk menerjukan tim penyelidik atas pembunuhan massal, penindasan dan pembersihan etnis Rohingya.
Human Rights Watch mengatakan bahwa pasukan pemerintah Myanmar memulai tembakan ke arah Muslim Rohingya dan juga melakukan pemerkosaan, serta bersama warga Buddhis melakukan serangan kepada Muslim Rohingya.
“Presiden (Myanmar) berharap sekjen OKI dapat melihat sendiri kenyataannya (di Rakhine),” tulis koran corong pemerintah New Light of Myanmar, Jumat kemarin.*