Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gelar Iftar, Obama Puji Muslim Staf Hillary Clinton

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Agustus 2012 07:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali menggelar iftar di Gedung Putih pada Ramadhan kali ini, dan ia memberikan pujian khusus untuk staf Hillary Clinton, Huma Abedin, lansir AFP.

Obama menggunakan kesempatan iftar untuk membela orang dekat Clinton, Huma Abedin, yang belakangan ini menjadi sorotan akibat tuduhan yang mengatakan bahwa orangtua Abedin memiliki keterkaitan dengan organisasi Al Ikhwan Al Muslimun Mesir. Tuduhan itu dilancarakan oleh Michele Bachmann, bekas calon presiden dari Partai Republik, untuk menyerang kubu Obama dan Demokrat.

Obama mengatakan, Abedin sudah berada di sisi Hillary Clinton di Gedung Putih, di senat, saat berkeliling bersama Clinton sebagai menteri luar negeri, dan bekerja tanpa kenal lelah untuk mewakili Amerika Serikat.

Clinton, kata Obama, mengandalkan kepakaran Abedin. “Maka demikian pula saya,” ujar Obama.

“Rakyat Amerika Serikat berhutang terima kasih padanya –karena Huma adalah seorang patriot Amerika dan sebagai contoh dari apa yang kita butuhkan di negeri ini– yaitu pelayan publik yang memiliki kesopanan, keikhlasan dan kemurahan hati,” puji Obama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota Kongres Michele Bachmann, menulis surat kepada deputi inspektur jenderal di Departemen Luar Negeri untuk menyelidiki dugaan konspirasi terkait Huma Abedin, yang menurut Bachmann, berhubungan dengan Al Ikhwan Al Muslimun.

Huma Abedine adalah wanita keturunan India-Pakistan. Ia dilahirkan di Amerika Serikat tahun 1976, namun pindah mengikuti orangtuanya ke Arab Saudi pada usia 2 tahun. Abedin sampai saat ini masih bekerja sebagai staf Hillary Clinton, karir yang dimulainya sejak 1996 saat Hillary mendampingi suaminya Bill Clinton yang menjadi presiden AS.

Begitu percayanya Clinton kepada Huma Abedin, ia pernah mengatakan bahwa jika dirinya memiliki dua putri (Clinton memiliki putri tunggal), maka yang kedua adalah Huma.

Tahun 2010 Huma Abedin, yang beragama Islam, menikah dengan seorang politisi Yahudi AS bernama Anthony Weiner dan dikaruniai putra pada akhir 2011. Weiner, bekas anggota Kongres asal New York dan pernah mencalonkan diri menjadi gubernur New York, saat istrinya hamil pernah membuat heboh Amerika dengan skandal foto sensual di Twitter yang dikirimkannya ke sejumlah wanita muda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ikhwanObamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Dapat Izin Masuk Myanmar
Tulisan selanjutnya Enam Tentara Koalisi Tewas di Afganistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?