Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aljazair Tuntut Pembahasan Pembatasan Kebebasan Berekspresi

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 30 September 2012 15:49
Bagikan
Menteri Luar Negeri Aljazair Mourad Medelci dalam pidato pada Majelis Umum PBB.
Bagikan

Hidayatullah.com–Aljazair dalam pidatonya di hari Sabtu (29/09/2012) menuntut upaya baru untuk membatasi kebebasan berekspresi guna mencegah serangan yang merendahkan Islam, dan meminta PBB memimpin dalam perdebatan berkaitan dengan kebebasan berbicara dan toleransi beragama.

Dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB, Menteri Luar Negeri Aljazair Mourad Medelci menyerukan aksi global di bawah naungan PBB untuk menanggapi demonstrasi kekerasan yang diprovokasi oleh video produksi Amerika Serikat yang mengolok-olok kaum Muslim dan Nabi Muhammad SAW.

Tetapi, seperti diberitakan laman Arab News, Medelci tidak menawarkan rincian bagaimana cara PBB bisa campur tangan. Seruannya mengikuti tuntutan serupa di Majelis Umum dari sejumlah pemimpin di dunia Muslim yang menginginkan undang-undang baru untuk melarang penghinaan terhadap Islam.

Di sela-sela forum tahunan itu, Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Ekmeleddin Ihsanoglu, kepada The Associated Press Sabtu dalam wawancara terkait kematian dua lusin orang dalam protes terhadap film anti-Islam, menekankan perlunya undang-undang baru.

Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman mengatakan kepada Majelis Umum bahwa pencipta film anti-Islam dan orang-orang di balik penerbitan karikatur Nabi oleh mingguan Prancis Charlie Hebdo, telah menunjukkan “niat jahat terang-terangan” terhadap Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika kita melakukan diskriminasi terhadap gender, hal itu disebut seksisme. Ketika Amerika Afrika dikritik dan difitnah, itu disebut rasisme. Ketika hal yang sama dilakukan terhadap orang-orang Yahudi, orang-orang menyebutnya Anti-Semitisme. Tapi mengapa ketika Muslim difitnah, stigma itu dipertahankan sebagai ‘kebebasan berekspresi’?” kata Aman di Majelis Umum.

Aman percaya hal itu tinggal menunggu  “waktu untuk masuk ke jantung masalah dan perdebatan yang sebenarnya  antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial, tugas dan kewajiban”

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dalam pidatonya hari Selasa di Majelis Umum meminta PBB mengambil aksi mengatasi “keretakan lebar” antara dunia Muslim dan Barat.

Italia dan Yordania hari Kamis pada pertemuan di sela-sela forum sudah bekerja pada sebuah inisiatif untuk mempromosikan toleransi beragama, yang telah dimulai sebelum video anti-Islam itu muncul. Dorongan untuk mendorong pemahaman yang lebih baik akan diwujudkan dalam konferensi ahli dan akademisi dalam beberapa bulan mendatang.

Presiden Mesir Muhammad Mursi juga menyerukan batasan kebebasan berbicara, untuk membantu melindungi “dunia dari ketidakstabilan dan kebencian.”

Mursi mengatakan Rabu, negaranya akan menghormati kebebasan berekspresi, tetapi hanya bila “tidak digunakan untuk menghasut kebencian terhadap siapa pun, dan tidak diarahkan terhadap satu agama tertentu atau budaya.”

Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi mengatakan di Majelis Umum pada hari Rabu, “harus ada batas untuk kebebasan berekspresi, terutama jika kebebasan seperti menghujat kepercayaan bangsa-bangsa dan memfitnah figur yang dihormati.”

Zardari memperingatkan, “masyarakat internasional tidak harus menjadi pengamat yang diam.” Dalam pidato Selasa, ia menyerukan kriminalisasi atas “perbuatan yang menghancurkan perdamaian dunia dan membahayakan keamanan dunia dengan menyalahgunakan kebebasan berekspresi.”*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Protes PKS Kembali Ramaikan Kedutaan Besar AS
Tulisan selanjutnya Tony Blair Seharusnya Bisa Cegah AS Serang Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?