Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pentagon Lipatgandakan Mata-Mata di Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Desember 2012 10:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rencana militer Amerika Serikat untuk mengirimkan ratusan mata-mata tambahan ke luar negeri merupakan bagian dari rencara ambisius untuk meningkatkan lebih dari dua kali lipat jumlah mata-mata Washington yang beroperasi di negara asing.

Defense Intelligence Agency (DIA), unit intelijen militer Pentagon, menarget rekruitmen 1.600 mata-mata baru untuk menambah mata-mata yang saat ini sudah tersebar di berbagai negara yang berjumlah ratusan, lapor Washington Post, Ahad (2/12/2012).

Menurut seorang mantan pejabat senior militer AS yang tidak disebutkan namanya, penambahan jumlah mata-mata itu akan menciptakan jaringan intelijen baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Setelah penarikan pasukan dari Iraq dan Afghanistan, pemerintah Washington berupaya mengubah fokus kerja DIA dari yang semula menjadi mata-mata di medan tempur, menjadi mata-mata untuk menjaring informasi mengenai kelompok-kelompok Islam seperti di Afrika, perdagangan senjata Korea Utara dan perkembangan militer China.

“Begitulah sifat dunia tempat kita berada, kata mantan pejabat senior itu yang terlibat dalam banyak perubahan di DIA. “Kita sedang melakukan perubahan jangka panjang, sebelum akhirnya semuanya mapan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mata-mata baru akan ditempatkan di atase militer di kedutaan-kedutaan AS dan sebagaian lainnya bekerja dengan tanpa penyamaran. Namun sejumlah pejabat kepada Washington Post mengatakan bahwa mata-mata AS generasi baru itu akan melaporkan hasil pekerjaannya kepada Departemen Pertahanan AS alias Pentagon.

Rencana penambahan jumlah mata-mata yang beroperasi di luar negeri itu tidak menghadapi penentangan di Washington. Sementara para pengkritik menilai keputusan itu sangat bermurah hati kepada CIA, badan intelijen AS yang menangani operasi intelijen di luar negeri yang sedang dalam sorotan karena operasinya –terutama di Afghanistan dan Pakistan– banyak merenggut nyawa warga sipil.

Sejak peristiwa 9/11, CIA menambah jumlah personel mata-matanya, yang semula hanya sekitar 300 orang, kini membengkak menjadi lebih dari 2.000 orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaintelijenmataold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rooinga, dan Penindasan yang Berlarut-larut (2)
Tulisan selanjutnya Waspadai Tayangan Tak Beradab di Layar Kaca Kita!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?