Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih dari 700 Dokter dan Tenaga Medis Terbunuh dalam Konflik Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juni 2016 01:57 1:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juni 2016 01:57
Bagikan
Tim medis merawat warga sipil dan tentara oposisi Suriah di Aleppo.
Bagikan

Hidayatullah.com—Serangan terhadap rumah-rumah sakit sejak pecah perang di Suriah lima tahun silam telah menyebabkan lebih dari 700 dokter dan tenaga medis terbunuh, banyak dari mereka tewas dalam serangan udara, kata tim investigasi Perserikatan Bangsa-Bangsa Selasa (21/6/2016).

UN Commission of Inquiry on Syria juga mengecam pelanggaran yang dilakukan kelompok-kelompok bersenjata di Suriah serta kemungkinan kelompok pro Al-Qaidah merekrut anak-anak untuk ikut berperang, lapor AFP.

Ketua komisi itu, Paulo Pinheiro, mengatakan kepada UN Human Rights Council bahwa serangan udara yang menarget rumah sakit dan klinik di seluruh penjuru Suriah telah mengakibatkan kematian warga sipil dan juga tenaga medis.

“Lebih dari 700 dokter dan tenaga medis terbunuh dalam serangan-serangan atas rumah sakit sejak awal konflik,” kata Pinheiro.

Dalam kesempatan menyampaikan laporan terbaru timnya itu, Pinheiro juga mengecam serangan yang kerap terjadi atas infrastruktur yang penting bagi kehidupan warga sipil seperti pasar, sekolah dan toko makanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak Maret 2011, konflik bersenjata di Suriah telah menewaskan lebih dari 280.000 orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi baik ke daerah lain di dalam negeri maupun ke negara asing di benua seberang.

Konflik berawal dari tindakan keras Presiden Bashar Al-Assad guna membungkam aksi protes warga yang menuntut perubahan di negeri itu.

Menurut Pinheiro, tim investigasinya menyelidiki perihal tuduhan bahwa Front Al-Nusra (Jabhat Al-Nusrah) dan kelompok-kelompok lain yang berafiliasi dengan Al-Qaidah merekrut anak-anak di bawah usia 15 tahun di Idlib.

Laporan pekan lalu tim investigasi itu mengingatkan akan bahaya kelompok ISIS yang disebutnya melakukan “genosida” terhadap komunitas Yazidi (orang Arab penganut Kristen) di Iraq dan Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Janjinya Pekan Lalu, Kemendagri Baru Publikasikan 3.143 Perda Pekan Ini
Tulisan selanjutnya Sadar Kena Tipu, Profesor Harvard: Papirus Istri Yesus Pemalsuan Modern

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?