Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Kristen Filipina Dukung Zionis Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Desember 2012 15:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 300 warga Kristen Filipina berunjuk rasa di Manila hari Jumat (30/11/2012) untuk menunjukkan solidaritas mereka atas negara Yahudi Israel.

Lagu-lagu berbahasa Hebrew dan shofar (semacam terompet khas ritual Yahudi terbuat dari tanduk domba) berkumandang lewat pengeras suara, ketika ratusan warga Kristen Filipina pro-Israel itu menelusuri jalanan ramai di distrik bisnis Manila. Mereka diikuti oleh iring-iringan lebih dari 50 mobil, yang diorganisir oleh beberapa organisasi Kristen, lapor Ynet News, Ahad (2/12/2012) yang dikutip Al Arabiya.

Para pendukung Zionis itu mengibar-kibarkan bendera Israel. Sebagian lain mengusung spanduk bertuliskan “Berdiri bersama Israel, dulu dan sekarang,” merujuk pada tahun 1947 saat Filipina menjadi negara pertama di Asia yang mengakui berdirinya negara Israel.

Massa Kristen pendukung Zionis Yahudi itu berjalan sekitar 10 kilometer sampai ke Taman Nasional, tempat di mana mereka bergabung dengan pro-Zionis lain yang sudah lebih dulu ada di sana. Mereka semua kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Zionis Yahudi “Hatikva” dan membunyikan shofar sebelum akhirnya mengakhiri aksi tersebut.

Sepajang tahun banyak kegiatan yang dilakukan oleh warga Kristen Filipina guna menunjukkan dukungan dan solidaritas mereka terhadap Yahudi. Antara lain, misa doa mingguan untuk kejayaan negara Yahudi Israel dan penggalanggan dana. Setiap tahun, Kristen Filipina selalu menyelenggarakan aksi turun ke jalan menunjukkan dukungannya kepada Zionis Israel, tulis Ynet News.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah tercapai gencatan senjata antara Hamas dan Israel akhir Nopember kemarin, Duta Besar Zionis untuk Manila Menashe Baron meminta pemerintah Filipina mencabut larangan pengiriman tenaga kerja ke Israel, lapor The Washington Times Senin (3/12/2012).

Baron mengatakan, larangan itu harus dicabut sebab situasi di Israel sudah kembali normal.

Pada 2 Desember kemarin, pemerintah Manila menyatakan akan mengkaji ulang kebijakan larangan pengiriman tenaga kerja Filipina ke Israel.

Menurut Baron, terdapat sekitar 120 orang Filipina yang bekerja di Jalur Gaza dan lebih dari 40.000 orang bekerja di wilayah yang dikuasai Israel. Kebanyakan dari mereka bekerja sebagai perawat pasien manula.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelkristenold migrateyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Tingkat Menteri OKI
Tulisan selanjutnya Milad Ke-25 Hamas Bertepatan dengan Intifadah I

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?