Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Abu Dhabi Bayar $1,3 Milyar untuk Nama Louvre

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Januari 2013 07:27 7:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Januari 2013 07:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Konsorsium yang dipimpin Arabtec Holding asal Dubai akan membangun galeri seni Louvre di Abu Dhabi dengan dana mencapai US$654 juta, demikian dimumumkan oleh pengembangnya hari Selasa (8/1/2013) lapor AFP.

Abu Dhabi Tourism Development and Investment Company mengatakan, pembangunan akan segera dilaksanakan secepatnya dengan tujuan bisa dibuka pada tahun 2015, terlambat tiga tahun dari rencana awal.

Proyek pembangunan diberikan kepada Arabtec yang berkongsi dengan perusahaan spanyol Constructora San Jose SA dan Oger Abu Dhabi LLC setelah melewati tender kompetitif, kata lembaga investasi Abu Dhabi itu dalam pernyataannya.

“Kontraknya bernilai 2,4 milyar dirham (sekitar US$654 juta), menunjukkan titik pencapaian besar dalam pembangunan Louvre Abu Dhabi,” imbuhnya.

Pemerintah Abu Dhabi harus merogoh koceknya sebesar US$1,3 milyar agar bisa menggunakan nama Louvre selama 30 tahun serta menyadap karya seni dan kepakaran yang dimiliki museum ternama Paris itu selama periode tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kesepakatan milyaran dolar itu menimbulkan perdebatan di negeri Prancis, di mana Museum Louvre yang tersohor seantero dunia itu dituding menjual jiwanya kepada Abu Dhabi. Mereka mempertanyakan perlakuan Abu Dhabi atas para pekerja migran penggarap proyek tersebut yang dianggap tidak manusiawi.

Galeri seni Louvre di Abu Dhabi tersebut dirancang oleh arsitek Prancis Jean Nouvel.

Abu Dhabi melancarkan proyek ambisius, Abu Dhabi 2030, dalam rangka memodernisasi negara emirat itu dan meragamkan potensi ekonominya, sehingga tidak terpaku pada sektor minyak dan gas.

Meskipun krisis finansial menghantam dunia dan menerpa tetangganya Dubai, pembangunan fisik di Abu Dhabi terus berjalan, walau dengan kecepatan lebih lambat dari yang direncanakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lagi, 2 Warga Palestina Meninggal karena H1N1
Tulisan selanjutnya WFP: 2,5 Juta Rakyat Suriah Butuh Bantuan Pangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

Berita
2 Juli 2026 17:16
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?