Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelab Malam di Freiburg Melarang Masuk Imigran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2016 07:45 7:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2016 07:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kota Freiburg, terletak di kawasan hutan pegunungan di Schwarzwald (Black Forest) selatan Jerman, hari Sabtu (23/1/2016) mulai memberlakukan larangan masuk kelab malam bagi para imigran.

Deutshce Welle melansir berbagai laporan menyebutkan, kebijakan itu diambil setelah terjadi banyak pencopetan dan serangan seksual, sementara ribuan mahasiswa setiap malam menghabiskan waktu di bar-bar dan kelab malam yang tersebar di kota pelajar tersebut.

Koran lokal Badische Zeitung menulis bahwa kota hijau itu mengundang paguyuban pemilik bar untuk berunding di balai kota guna membahas larangan itu.

Ulrich von Kirchbach, pejabat masalah sosial di kota itu, bereaksi marah menanggapi larangan tersebut. “Peraturan semacam itu bertentangan dengan peraturan larangan diskriminasi,” kata Von Kirchbach seperti ditulis Badische Zeitung. Meskipun demikian, Kirchbach menegaskan siapa saja pelaku kriminal harus diproses hukum.

Sementara tidak ada yang tahu apakah larangan semacam itu bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, menurut Kepala Kepolisian Freiburg Utara Harry Hochuli kebijakan serupa pernah diambil belasan tahun lalu, dan berhasil menekan angka kriminalitas ringan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jerman belakangan diguncang masalah pelecehan seksual menyusul banyaknya laporan yang masuk soal kejahatan seksul yang terjadi pada malam pergantian tahun baru kemarin, terutama di sekitar stasiun besar Cologne. Oleh karena sebagian pelakunya adalah imigran, kebijakan imigrasi negara itu dipersoalkan oleh banyak pihak di sana. Warga Jerman, yang menuding imigran sebagai biang kerok, meminta agar berbagai kebijakan diambil guna membatasi kedatangan dan gerak-gerik migran di negeri Hitler tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lembaga Dakwah Kampus UI Tanggapi Gerakan LGBT Masuk Kampus UI
Tulisan selanjutnya Alasan Radikalisasi, Tajikistan Larang Jenggot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?