Hidayatullah.com—Maskapai penerbangan nasional Mesir hari Kamis (24/1/203) mengatakan akan menganalisa film-film yang disajikannya di atas pesawat, guna memastikan apa yang mereka suguhkan ke penumpang sesuai dengan nilai dan kebiasaan bangsa Mesir, menyusul adanya keluhan yang diajukan seorang anggota Al-Ikhwan.
Dalam penerbangan dari Sudan menuju Mesir, Ahmad Fahmy anggota Partai Kebebasan dan Keadilan yang dibentuk Al-Ikhwan meminta agar awak pesawat EgyptAir menghentikan penayangan film yang menampilkan “adegan panas”, lapor Al-Mishry Al-Yaum yang dikutip Al-Arabiya.
Dalam pernyataan EgyptAir disebutkan, jurubicara Dewan Syura Mesir itu menyampaikan keberatannya atas adegan yang terdapat dalam film tersebut.
Pernyataan penerbangan Mesir itu tidak menyebutkan apa film yang dimaksud. Namun menurut medial lokal film itu berjudul “Arees Mama”, sebuah film lawas yang dibintang aktris Mesir bernama Nelly.
Protes Fahmy itu menimbulkan pertikaian cukup sengit, di mana kapten pesawat turun tangan hingga mengangkat layar televisi yang ada di depan anggota dewan itu.
Dalam pernyataan terpisah, EgyptAir mengatakan akan membentuk sebuah komite untuk mengkaji film-film yang akan ditayangkan di pesawat-pesawatnya, dan anak menarik film yang dinilai tidak sesuai dengan norma-norma masyarakat Mesir.*