Hidayatullah.com–Badan Ulama Muslim Internasional mengutuk salah satu perusahaan produksi film di Iran yang menggambarkan wujud pribadi Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dalam filmnya. Badan Ulama menyerukan pemerintah Iran untuk menghentikan syuting film tersebut.
Seperti yang dilansir Islammemo (19/2), dalam sebuah pernyataan pada Senin (18/2), Badan Ulama menyebutkan bahwa pemerintah Iran bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di wilayahnya. Oleh karenanya, pemerintah Iran harus mencegah tindakan produser film yang menggambarkan wujud para Nabi dan Rasul.
Badan Ulama juga menyampaikan konsekuensi negatif dari upaya menggambarkan sosok Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Menggambarkan sosok Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang mulia merupakan sebuah penghinaan, dan pelakukan akan mendapat kutukan di dunia dan di akhirat.
Dari kantor pusatnya di Makkah, Badan Ulama menghimbau kepada rakyat Iran dan lainnya untuk segera menghentikan pekerjaan film tersebut. Badan Ulama mengingatkan bahwa umat Islam memiliki tanggung jawab besar di hadapan Allah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Badan Ulama Internasional juga menyerukan kepada seluruh pemerintah negara-negara Muslim dan Organisasi Kerjasama Islam, Al-Azhar, Lembaga Riset Al-Azhar dan organisasi Islam lainnya untuk bekerja menghentikan produksi film tersebut, dan mempersiapkan kampanye media massa untuk memperingatkan bahaya dari tindakan penggambaran sosok Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan nabi-nabi lainnya.