Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

KKN Presiden Bush di Iraq Mulai Terungkap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2003 09:53 9:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Oktober 2003 09:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–”Borok” KKN Presiden George W Bush mulai terungkap. The New York Times, Selasa kemarin menyebutkan, perusahaan konsultan yang khusus memberi saran kepada klien-klien yang melakukan bisnis di Iraq, ternyata sebagian besar stafnya adalah orang-orang dekat dan famili Presiden AS itu.

Joe M Allbaugh adalah salah satu pimpinan New Bridge Strategies, perusahaan konsultan tersebut. Allbaugh menjadi manajer kampanye Bush pada pemilihan presiden 2000, dan memimpin Federal Emergency Management Agency sampai Maret nanti.

Harian tersebut menyebutkan direktur-direktur lain, termasuk Edward M Rogers Jr dan Lanny Griffith, pernah menjadi asisten pada pemerintahan Presiden George Bush (ayah W Bush).

Reuters mengabarkan, perusahaan konsultan itu diluncurkan pada saat Bush meminta dana 20,3 miliar dolar AS (sekitar Rp 173 triliun) kepada Kongres AS, untuk membantu membangun kembali Iraq pascainvasi.

Pemerintahannya menghabiskan 3,9 miliar dolar (sekitar Rp 33 triliun) sebulan, untuk operasi-operasi nonmiliter di Iraq. Sepertiga dari pengeluaran itu digunakan oleh para kontraktor yang menyediakan makanan, perumahan, dan layanan lain, kata koran itu, mengutip pakar anggaran militer Amerika.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Washington telah memberikan kontrak bernilai ratusan juta dolar AS kepada sejumlah pengusaha Amerika, untuk pembangunan kembali Iraq.

Jadi Makelar

John Howland, presiden direktur New Bridge Strategies (NBS), mengatakan perusahaan tersebut tidak bermaksud berupaya mendapatkan kontrak-kontrak dari pemerintahan Bush.

Meskipun demikian, dia mengakui NBS bertindak sebagai makelar untuk memberi saran kepada perusahaan-perusahaan lain yang melakukan bisnis yang dibiayai warga Amerika.

Menurutnya, perusahaan tersebut tidak berusaha memanfaatkan koneksi politiknya dengan Gedung Putih.

Situs internet perusahaan itu mengatakan, jajaran pimpinan telah berpengalaman bertahun-tahun dalam kebijakan publik, telah memegang jabatan-jabatan di pemerintahan Reagan dan dua pemerintahan Bush (Bush senior dan Bush junior).

”Mereka juga secara khusus sangat cocok bekerja sama dengan badan-badan internasional dalam bidang eksekutif, Departemen Pertahanan, USAID, lembaga pembangunan kembali Amerika, dan membina hubungan dengan Kongres.” (sm)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nafa Pilih Murtad
Tulisan selanjutnya Maulani: JI Hanya Agenda AS di Asia Tenggara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?