Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penahanan Mursy Diperpanjang Lagi 30 Hari

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2013 07:10 7:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2013 07:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Mesir yang digulingkan, Muhammad Mursy, masa penahanannya diperpanjang 30 hari lagi pada Jumat (13/9/2013) guna kepentingan penyidikan atas tuduhan terlibat dalam pembobolan penjara tahun 2011 saat terjadi demonstrasi massa anti-rezim Husni Mubarak dan tuduhan spionase.

Mursy, yang ditahan sejak militer melakukan kudeta atas pemerintahannya 3 Juli lalu, dituduh berkolaborasi dengan Hamas mengatur pelariannya dari penjara Al-Natroun dan juga dituding memusnahkan catatan kepolisian tahun 2011, saat Mesir disibukkan dengan demonstrasi massa anti-Mubarak. Selain itu, Mursy juga dituduh menlakukan spionase untuk Hamas, menyerang kantor-kantor polisi dengan maksud membunuh dan menculik anggota polisi dan tahanan kala itu, lapor Al-Ahram.

Refa El-Tahtawi, kepala staf saat Mursy berkuasa, juga diperpanjang masa tahanannya selama 15 hari dalam rangka penyidikan untuk kasus spionase yang sama dengan Mursy. El-Tahtawi, yang sebelumnya sudah ditahan selama 15 hari, dituduh menyalahgunakan jabatannya dengan “membocorkan informasi penting” saat Mursy berkuasa.

Mursy, bersama dengan puluhan anggota Al-Ikhwan al-Muslimun lainnya, keluar dari penjara saat terjadi gerakan rakyat menentang kekuasaan rezim diktator Husni Mubarak tahun 2011. Organisasi pejuang Palestina Hamas dan organisasi bersenjata Syiah asal Libanon Hizbullah dituduh mengatur serangan terhadap penjara, sehingga akhirnya sejumlah tahanan bebas keluar dari dalam sel.

Sejak ditahan oleh militer awal Juli lalu hingga saat ini, tidak ada kabar yang pasti tentang kondisi dan keberadaan Mursy.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mantan petinggi Ikhwan itu juga dituduh melakukan “penghinaan terhadap lembaga peradilan.”

Selama masa satu tahun berkuasa, pemerintah Mursy kerap bersitegang dengan institusi kehakiman Mesir. Puncak konfrontasi antara keduanya terjadi pada Nopember 2012, saat Mursy mengeluarkan dekrit yang berisi pemecatan terhadap jaksa agung –padahal dalam undang-undang yang berlaku di Mesir presiden tidak berwenang memecat jaksa agung meskipun boleh menyarankannya untuk mundur– serta menyatakan Dewan Syura dan Dewan Konstituante kebal dari pembubaran oleh mahkamah. Mursy juga memecat puluhan hakim, sementara mereka sedang menangani berbagai kasus.

Tindakan-tindakan Mursy itu membuat para aparat penegak hukum geram terhadap presiden pertama Mesir asal Al-Ikhwan tersebut, karena dinilai mencampuri bidang yudikatif yang seharusnya bebas dari interfensi kekuasaan eksekutif.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Minta Warganya Tidak Kunjungi Libanon
Tulisan selanjutnya Rakernas MUI Bahas Kasus Syiah Jember

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?