Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Guru Bahasa di Inggris Diminta Belajar Grammar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2013 13:35 1:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Oktober 2013 13:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Profesor lingustik Inggris di University College London Bas Aarts mengatakan, ujian baru yang diberlakukan untuk murid sekolah usia 14 tahun oleh Menteri Pendidikan Michael Gove menuntut pengetahuan lebih tentang tata bahasa (grammar) Inggris dari para guru pengajarnya.

“Banyak guru yang tidak nyaman dengan grammar dan tidak tahu bagaimana menggunakannya secara formal,” kata Aarts kepada The Times, dikutip The Telegraph (4/10/2013). “Kita selalu tahu bahwa mengajarkan grammar sulit bagi para guru, sebab mereka sendiri seringkali tidak memiliki pengetahuan tentang tata bahasa Inggris.”

Menurut Aarts, kesenjangan keterampilan tersebut bukan salah guru itu sendiri, melainkan karena kesalahan formalisasi pengajaran tata bahasa di masa lalu.

“Ada saat di mana pada tahun 1960an pemerintah mengatakan bahwa anak-anak sekolah tidak perlu belajar tata bahasa sebab hal itu menghalangi kreatifitas mereka. Sekarang, hal itu berubah cepat,” kata Aarts.

Kurikulum baru di Inggris memasukkan tes mekanisme tata bahasa yang dirancang untuk meningkatkan standar literasi di sekolah-sekolah dasar dan murid Key Stage 3 (kelas 7-9 usia 11-14 tahun). Lewat program ‘Englicious’, di mana Aarts juga terlibat, pemerintah ingin memberikan akses yang luas ke dalam database bahasa Inggris terbesar sebagai sumber bahan ajar tata bahasa terutama untuk anak murid Key Stage 3.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Joe Welsh, direktur sementara dari Asosiasi Nasional Pengajaran Bahasa Inggris yang bersama Aarts menggarap proyek ‘Englicious’, berpendapat tidak mungkin melakukan generalisasi terhadap seluruh guru yang berasal dari generasi yang berbeda-beda itu.

Welsh mengakui bahwa guru kadang merasa “terintimidasi” dengan kurikulum baru yang menekankan pada penguasaan struktur tata bahasa. Namun hal itu menurutnya bisa diatasi dengan Plain English Campaign, yang sangat esensial untuk menjelaskan tata bahasa Inggris yang benar tanpa harus menguasai seluruh terminologi yang ada.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Iraq Kolaborator Tentara Amerika Dapat Visa Khusus
Tulisan selanjutnya Makkah Pakai Teknologi Jerman untuk Penyembelihan Qurban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?