Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Kembali Tutup Laman Youtube

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki kembali melarang laman Youtube setelah beberapa hari mencabutnya karena penolakan pengelola menghapus isi yang dianggap melanggar hukum di negara calon anggota Uni Eropa itu, kata kantor berita Anatolia.

Perdebatan tentang isi tidak sah di laman berbagi video itu masih berlanjut.

Akses terhadap Youtube, anak perusahaan raksasa internet Google, ditutup pemerintah Turki lebih dari dua tahun setelah temuan video menghina pendiri Republik Turki, Mustafa Kemal Ataturk.

Pengadilan pada Sabtu mencabut pelarangan setelah menuai kecaman luas terhadap pembatasan hukum internet Ankara itu, sejauh  perusahaan asal Jerman menghapus video tersebut atas permintaan pemerintah Turki dengan sistem otomatik perlindungan hak cipta, yang dirancang Google untuk melindungi isi berhak cipta.

Namun, Youtube kemudian mengembalikan video tersebut dengan alasan bahwa video seperti itu tidak melanggar hak cipta pengguna.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tapi, dalam perkembangan terakhir, pengadilan di Ankara pada Selasa memerintahkan penutupan akses terhadap laman itu lagi, kali ini karena Youtube menolak menghapus video rekaman skandal pemimpin partai oposisi dan asistennya di kamar tidur.

Warga Turki mencoba mengakses Youtube pada Rabu, namun dihadapkan dengan pesan bahwa Youtube ditutup Badan Telekomunikasi Turki (TIB).

Pejabat TIB tidak dapat dimintai keterangan, sementara perwakilan Google di Turki mengatakan sedang memeriksa laporan tersebut.

Kelompok hak asasi manusia dan himpunan pengawas media sejak lama mendesak Turki mengubah undang-undang internet mereka.

Undang-undang Turki menyebutkan bahwa pornografi anak, penghinaan terhadap Ataturk, dan yang mendorong pembunuhan dapat menjadi alasan menutup laman tertentu.

Pada Juni, Badan Kerja Sama dan Keamanan Eropa menyatakan, undang-undang internet Turki yang menjadi alasan penutupan hingga 5.000 laman internet dan pelarangan YouTube menuai kecaman luas, bahkan Presiden Abdullah Gul pernah menggunakan akun Twitter-nya untuk mengutuk hal itu serta mendesak pemerintah mencari jalan keluar.

Kepala Urusan Hukum Google Inc mengatakan kepada pemerintah, yang memberlakukan sensor terhadap internet, seperti, China dan Turki, penutupan tersebut tidak hanya melanggar hak asasi manusia, namun secara tidak adil juga menghambat perdagangan Amerika Serikat. [ant/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jatuh Korban Tewas Lagi Akibat Merapi, Sekolah di Jogja Diliburkan
Tulisan selanjutnya Israel Larang Adzan Dikumandangkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?