Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mubarak: Rakyat Mesir Harus Berdiri di Belakang Presidennya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 April 2015 13:43 1:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2015 13:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam sebuah pembicaraan yang jarang dilakukan, mantan presiden Mesir Husni Mubarak hari Ahad (26/4/2015) mengatakan bahwa ada “keputusan-keputusan menentukan” yang harus diambil oleh presiden saat ini, Abdul Fattah Al-Sisi, dan rakyat Mesir harus berdiri di belakangnya.

Hal itu dikatakan oleh Mubarak dalam wawancara singkat lewat sambungan telepon dengan Ahmed Moussa dari stasiun televisi swasta Sada El-Balad, dalam rangka memperingati 33 tahun pembebasan Sinai, lansir Ahram Online.

Mubarak, yang meletakkan jabatan presiden pada 11 Februari 2011 menyusul 18 hari demonstrasi besar oleh rakyat, menegaskan kembali bahwa militer, yang dipimpin Al-Sisi sebagai presiden, pasti sangat “memahami kesucian (arti penting) dari wilayah nasional”.

Bekas penguasa militer berusia 86 tahun itu mengenang kembali ketika pasukan Mesir mengusir tentara Zionis keluar dari wilayah Sinai, dengan mengatakan bahwa Israel “memiliki rencana licik” untuk mengulur-ulur waktu dan berusaha bertahan di Sinai, tetapi dia kala itu menolak upaya Zionis tersebut.

“Masa depan negara hanya bisa dicapai dengan pengorbanan,” kata Mubarak, seraya menambahkan bahwa generasi pada masanya yang membebaskan wilayah Sinai dari cengkraman Zionis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul pelengseran dirinya, Mubarak ditahan sambil menunggu proses persidangan terkait berbagai kasus. Dia menghabiskan sebagian besar masa tahanan di Rumah Sakit Militer Maadi di Kairo, hingga sekarang.

Saat ini Mubarak masih menjalani sidang ulang untuk kasus penggelapan uang negara yang aslinya dialokasikan untuk mendirikan pusat-pusat komunikasi di istana-istana kepresidenan. Menurut jaksa penuntut, uang itu justru dipakai Mubarak untuk kediaman pribadinya.

Pada bulan Nopember 2014, dakwaan atas Mubarak terkait kematian sejumlah demonstran tahun 2011 digugurkan. Dia juga dibebaskan dari beberapa tuduhan korupsi lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Praktik Prostitusi Makin Menghawatirkan, Pemerintah Akan Bentuk Satgas
Tulisan selanjutnya Produk Sekularisasi Pendidikan Jadikan Manusia Barbar Modern

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?