Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengungsi Suriah di Lampedusa Mogok Makan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 November 2013 23:17 11:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 November 2013 23:17
Bagikan
Perahu pengungsi Suriah ditarik kapal penjaga pantai Italia di Lampedusa.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekelompok pengungsi Suriah telah memulai aksi mogok makan di tempat penampungan imigran di Pualu Lampedusa, Italia, lansir Euronews (8/11/2013).

Bagi imigran yang telah berhasil menyeberang dari Afrika dalam keadaan hidup, tempat penampungan itu merupakan akhir dari perjalanan berat yang mematikan, sekaligus babak baru dari perjalanan mereka selanjutnya. Para imigran Suriah itu merasa frustasi, sebab tidak diproses secara cepat agar mereka bisa melanjutkan perjalanan ke Eropa.

Salah seorang pengungsi Suriah yang tidak ingin menyebutkan identitas aslinya, karena takut akan mendapatkan balasan di negara asalnya di kemudian hari, mengatakan bahwa merka diperlakukan berbeda dengan imigran lainnya dan mereka ingin cepat-cepat pergi dari sana.

“Orang-orang punya hak untuk melakukan mogok makan. Sebagian dari mereka ada yang sudah berada di sini sejak 14 Oktober dan sekarang mereka ingin pergi. Sedangkan orang-orang lain yang datang belum lama ini sudah pergi duluan. Hal itu tidak masuk akal. Setiap orang seharusnya mengantri gilirannya. Kami tak tahan tinggal di sini tiga atau empat hari lagi.”

Direktur pusat penampungan sementara imigran itu mengakui kondisinya memang tidak dapat dimaklumi dan mereka berusaha untuk melepaskan orang-orang itu pergi dengan segera. Namun menurut direktur itu, staf dan fasilitas yang ada harus berjuang keras agar bisa menangani jumlah migran dan pengungsi yang sangat besar tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Orang-orang Suriah itu mengaku siap mati kelaparan jika mereka tidak diperbolehkan segera pergi.

Lampedusa dikenal sebagai tempat persinggahan para imigran yang menggunakan jalur laut untuk pergi ke Eropa. Bulan lalu sebuah kapal imigran asal Afrika tenggelam di sekitar pulau itu dan menewaskan sebagian penumpangnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akhirnya Mursy Bertemu Keluarga di Tahanan
Tulisan selanjutnya Pemilu Parlemen dan Presiden Mesir 2014 , Al-Ikhwan Boleh Ikut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

pemberontak houthi
Berita

‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi

Berita
16 September 2026 16:00
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Terbaru

  • ‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
  • Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
  • Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
  • Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
  • Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
  • Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?