Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dokter Menolak Periksa Bayi bernama Al Sisi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 November 2013 11:17 11:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 November 2013 11:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang bayi berusia 4 bulan penderita demam dikabarkan tidak mendapat perawatan dokter yang menolak memeriksanya setelah mengetahui bayi itu bernama Al-Sisi, seperti Jenderal Abdul Fattah Al-Sisi menteri pertahanan yang mendongkel kekuasaan presiden Muhammad Mursy.

Gubernur Kafr al-Syeikh Muhammad Izzat kepada Egypt Independent (12/11/2013) mengatakan, dokter itu telah dilarang melayani atau memberikan perawatan apapun kepada pasien dan diberi pos administrasi. Penyelidik masih memproses kasus itu untuk memberikan sanksi lebih lanjut.

Bayi bernama Al-Sisi Usman Atyya itu berasal dari sebuah desa di Kafr al-Syeikh, sekitar 134 km dari Kairo ke arah utara. Ketika bayi itu lahir, ayahnya sedang berada di Lapangan Tahrir pada 26 Juli mendengarkan pidato Al-Sisi yang meminta dukungan rakyat dalam memerangi gangguan keamanan di Mesir.

Usama Atyya menceritakan bahwa istrinya bergegas pergi ke rumah sakit ketika bayi mereka mengalami demam. Setelah melihat nama putranya di lembar pengobatan, dokter senior bernama Izzat Abdulaziz itu mengerutkan dahinya dan mengatakan kepada istri Usama agar membawa keluar bayinya seraya menambahkan bahwa dokter lain yang akan memeriksa bayi itu.

“Dokter ini berusia jauh lebih tua dibanding saya dan berjenggot pendek. Dia baru datang dari Arab Saudi,” kata pimpinan RS Kafr al-Syeikh Dr Muhammad al-Aduly.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Yang terpenting bagi saya anak itu segera mendapat perawatan dan sudah sembuh,” kata Aduly lagi.

Dia membenarkan insiden penolakan pasien bayi oleh dokter tersebut. Pihak rumah sakit telah menanyai oknum itu dan menyerahkan kasusnya ke kantor pemerintah daerah untuk diperiksa lebih lanjut.

Delapan hari setelah kejadian, Usama mendapatkan kunjungan mengejutkan.

“Dokter itu datang ke rumah kami dan meminta maaf. Istri saya mengatakan dia tidak mengajukan laporan apapun tentangnya,” kata Usama.

Gubernur Kafr al-Syeikh –seorang pendukung Al-Sisi– menyebut dengan tindakannya itu dokter tersebut telah melalaikan tugasnya sebagai tenaga medis.

Guru Pro-Mursy Tampar Murid Pro-Sisi

Sementara itu di Minya, Mesir Atas pihak kejaksaan sedang memeriksa seorang guru yang dituduh menampar murid-murid perempuannya setelah salah seorang dari mereka memuji Jenderal Abdul Fattah al-Sisi.

Guru matematika itu mengajar anak-anak berusia 12-15 tahun di sebuah sekolah putri di Minya.

Guru tersebut dituduh menyerang 25 muridnya secara verbal dan fisik awal pekan ini, lansir Al-Ahram (14/11/2013). Dia memukul murid-muridnya di bagian wajah.

Kepala sekolah Muhammad Issamuddin menyangkal tuduhan tersebut, tetapi dia mengajukan guru itu untuk diperiksa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nasrallah: Hizbullah Bela Assad di Suriah Selama Diperlukan
Tulisan selanjutnya Soal Rohingya OKI Ingin Dialog Langsung dengan Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?