Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kanselir Merkel Berpawai Toleransi Bersama Komunitas Muslim

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 13 Januari 2015 16:46 4:46 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 13 Januari 2015 16:46
Bagikan
Para demonstran Pegida pada hari menampilkan poster menyindir Kanselir Jerman Angela Merkel berkerudung, karena keikutsertaannya berpawai bersama komunitas Muslim.
Bagikan

Hidayatullah.com–Kanselir Jerman Angela Merkel bergabung dengan pawai komunitas Muslim pada hari Selasa (13/1/2015) untuk mempromosikan toleransi, mengutuk serangan di Paris, dan mengirim kritikan terhadap gerakan anti-Islam yang sedang tumbuh di Jerman.

Presiden Joachim Gauck akan berpidato di ikon Berlin, Gerbang Brandenburg, yang diselenggarakan oleh Dewan Pusat Muslim di Jerman di bawah slogan “Mari kita bersama-sama. Teror: bukan mewakili kami!”

Merkel, yang akan bergabung bersama sebagian besar kabinetnya pada acara tersebut, telah berbicara menentang sayap kanan populis yang anti-Islam, “Patriotic Europeans Against the Islamisation of the Occident”, atau Pegida, dan menekankan pada hari Senin bahwa “Islam milik Jerman”.

Dilaporkan AFP, Pegida pada Senin mengumpulkan rekor 25.000 demonstran untuk pawai mingguan ke-12 di Dresden, di bekas wilayah komunis Jerman timur komunis, dengan anggotanya mengibarkan bendera saat mengheningkan cipta satu menit untuk korban serangan Charlie Hebdo di Paris pekan lalu.

Protes terbaru Pegida tersebut disambut oleh 100.000 orang secara nasional dengan melakukan kontra-demonstran. Para demonstran menuduh Pegida mengeksploitasi serangan di Prancis dan yang menyuarakan dukungan untuk masyarakat Jerman multikultural.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Merkel pada Senin menyampaikan terima kasih kepada pemimpin dari empat juta orang Muslim Jerman, yang dengan cepat dan jelas mengutuk kekerasan berdarah pekan lalu di Paris.

“Jerman ingin hidup berdampingan secara damai dengan umat Muslim dan umat agama lain”, dan pada hari Selasa akan mengirim “pesan yang sangat kuat,” katanya pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu.

Merkel dan Davutoglu hari Minggu bergabung dengan Presiden Prancis Francois Hollande dan para pemimpin dunia lainnya pada pawai solidaritas besar Paris, setelah pembantaian terhadap 12 orang pengelola mingguan satir Charlie Hebdo, serta korban tewas lain dalam pengepungan sandera, dan penembakan terpisah.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Juta Eksemplar Charlie Hebdo dengan Cover Nabi Muhammad “Je suis Charlie” akan Diterbitkan
Tulisan selanjutnya Komunitas Muslim Jerman: Islamophobia Akan Memperkuat Teroris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?