Hidayatullah.com–Ridwan Ziyadah, salah seorang aktivis Suriah yang tinggal di pengasingan mengatakan, Kamis (6/10/2011), jumlah tahanan yang ada di penjara Suriah sejak awal revolusi lalu telah melebihi dari 30 ribu orang.
Ridwan menegaskan, sejak bergulingnya revolusi melawan Presiden Bashar al-Assad di bulan Maret lalu, banyak demonstran yang ditahan dari sekolah-sekolah dan lapangan sepak bola, lalu dipindahkan ke pusat tahanan.
Dalam sebuah pertemuan yang membahas penyiksaan di Suriah, Ridwan menegaskan bahwa telah terjadi pembunuhan massal di negaranya.
Menurutnya, pusat-pusat penahanan sekarang telah menjadi “mimpi buruk” bagi rakyat Suriah. Yassin, saudara kandungnya dan empat anggota keluarganya yang lain, termasuk di antara tahanan tersebut.
Pusat Studi Hak Asasi Manusia di Suriah yang dikelolanya meyakini, sebanyak 183 anak syahid akibat penyiksaan oleh pasukan keamanan Suriah. Setidaknya sebanyak 18 kasus pemerkosaan juga terjadi di kota Homs, Suriah.
Dilaporkan Islammemo, PBB juga telah mengumumkan, hingga sekarang jumlah korban tewas akibat kejahatan dan pembantaian yang dilakukan rezim Assad telah mencapai 2.900 orang.*