Hidayatullah.com—Kementerian Luar Negeri Mesir hari Sabtu (23/11/2013) mengatakan pihaknya telah meminta duta besar Turki pergi meninggalkan negaranya, lapor kantor berita pemerintah MENA.
Kemenlu Mesir juga memanggil pulang duta besarnya di Ankara dan status hubungan diplomatik diturunkan dengan hanya menempatkan seorang charge d’affairs.
“Rakyat dan pemerintah Mesir menghormati rakyat Turki. Namun, Mesir menganggap pemerintah Turki bertanggungjawab atas merenggangnya hubungan kedua negara sehingga tindakan semacam itu harus diambil,” kata Kemenlu Mesir.
Kementerian menganggap pemerintah Ankara melecehkan kehendak rakyat Mesir lewat kritikan soal kebijakan-kebijakan Kairo, seperti seruan agar mantan presiden Muhammad Mursy dibebaskan, kecaman atas pemerintah hasil kudeta, serta tindakan keras aparat atas demonstran pro-Mursy.
Pada 12 Nopember duta besar Turki untuk Mesir dipanggil pemerintah Kairo, setelah Ankara meminta Mursy dibebaskan menyusul kemunculannya di pengadilan tanggal 4 Nopember lalu sebagai terdakwa dalam kasus kematian demonstran di depan istana.*