Hidayatullah.com–Aksi penyanderaan hari Sabtu (22/6/2018) dilakukan Taliban atas sekitar 80 anggota pasukan Afganistan di Provinsi Maidan Wardak bagian tengah Afghanistan, menyusul bentrokan bersenjata antara kedua pihak, kata pejabat setempat.
Dilansir DW, Taliban menguasai sejumlah pos pemeriksaan polisi di distrik Jalriz setelah baku-tembak singkat, kata anggota dewan daerah Sardar Bakhteyari dan Ahmad Jafari.
Sejak hari Kamis Taliban melakukan serangan terkoordinasi untuk menguasai distrik itu.
“Menurut warga setempat tidak terjadi pertempuran besar. Namun, Taliban mengambilalih sejumlah pos pemerksaan polisi.”
Bakhteyari mengatakan pos pemeriksaan sebanyak itu tidak mungkin dikuasai Taliban tanpa ada kolusi. Dia menyakini bentrokan yang terjadi diakibatkan perselisihan antar kelompok etnis.
Bakhteyari menambahkan, “Kami mendapat banyak laporan masuk yang mengatakan bahwa komandan-komandan unit ketertiban masyarakat banyak yang memiliki hubungan dengan Taliban, bahkan mereka menonton pertandingan cricket bersama di pos. Kolusi semacam itu bukan sesuatu yang mustahil.
Pada hari yang sama gubernur wilayah Paktiya, Shamim Katawazi, selamat dari percobaan pembunuhan. Kepada kantor berita Jerman DPA, sebuah sumber yang tak bersedia diungkap identitasnya mengatakan konvoi kendaraan Katawazi diserang di jalan raya yang menghubungkan kota Logar-Kabul.*