Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qatar akan Hadiri Pertemuan Darurat Kerjasama Teluk Pertama Sejak Diblokade

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Maret 2020 20:16 8:16 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Maret 2020 20:16
Bagikan
Pertemuan darurat Dewan Kerjasama Teluk (GCC)
Bagikan

Hidayatullah.com-Qatar ikut serta dalam pertemuan darurat Dewan Kerjasama Teluk (GCC) pada Senin. Ini merupakan partisipasi pertama sejak Arab Saudi, UEA dan Bahrain memberlakukan blokade darat, udara dan laut di negara itu pada tahun 2017.

Pertemuan virtual mempertemukan para menteri keuangan Negara Teluk untuk membahas wabah virus corona (COVID-19) yang sedang berlangsung. Pertemuan guna membahas dampak virus terhadap ekonomi di wilayah tersebut lapor Al Araby.

Dalam sebuah pernyataan, GCC mengatakan pertemuan itu diminta oleh sekretaris jenderalnya “untuk membahas implikasi finansial dan ekonomi dari epidemi virus corona”. Para menteri “menekankan perlunya mengkoordinasikan tindakan pencegahan di antara negara-negara GCC di semua sektor untuk mendukung pemulihan ekonomi, dan untuk menyatukan langkah-langkah yang diambil untuk memerangi epidemi”, kata pernyataan itu.

Pertemuan itu juga menyoroti perlunya “memfasilitasi pergerakan barang antara negara-negara GCC”. Terutama yang berkaitan dengan konsumen dan bahan-bahan dasar, serta produk-produk yang terkait dengan pertumbuhan ekonomi secara umum.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir memberlakukan blokade diplomatik, perdagangan, dan transit yang bersaing di Qatar pada Juni 2017. Keempat negara itu menuduh Doha mendukung “kelompok-kelompok teroris” di wilayah itu dan mencari hubungan yang lebih dekat dengan saingan lama Saudi, Teheran. Namun Qatar membantahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan lalu, Qatar mengkritik Arab Saudi karena menolak masuk menteri kesehatannya. Menteri Kesehatan Qatar saat itu merencanakan menghadiri pertemuan Dewan Kerjasama Teluk di Riyadh di tengah kepanikan virus corona.

Kementerian Luar Negeri Qatar “menyatakan keprihatinannya” di akun Twitter bahwa Menteri Kesehatan Masyarakat Hanan Alkuwari tidak dapat menghadiri pertemuan tentang langkah-langkah pencegahan untuk virus corona, yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal GCC.

“Arab Saudi telah berulang kali mengklaim bahwa GCC, terutama komite teknis, belum terpengaruh oleh krisis,” kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan. “Kami terkejut melihat bahwa Saudi mempolitisasi sektor kemanusiaan, yang membutuhkan kolaborasi erat dan koordinasi karena urgensi situasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Qatar menyerukan Arab Saudi untuk “mengambil perannya” sebagai tuan rumah kantor pusat GCC yang profesional dan tidak memihak.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Dewan Kerjasama TelukGCCQatarvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Malaysia dan Istrinya Dikarantina, Staf Istana Terinfeksi Covid-19
Tulisan selanjutnya MUI: Kemenkes-RS Wajib Atur Shift Nakes Muslim Agar Bisa Shalat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?