Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koalisi 14 Maret: Libanon Harus Bebas dari Senjata Hizbullah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Desember 2013 11:20 11:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Desember 2013 11:20
Bagikan
Koalisi 14 Maret anti-Hizbullah Libanon.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah koalisi penentang gerakan Syiah Hizbullah hari Ahad (29/12/2013) mengatakan, negara Libanon seharusnya dibebaskan dari persenjataan Hizbullah.

“Kami memutuskan untuk membebaskan negara ini dari penjajahan senjata-senjata ilegal [Hizbullah] untuk mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan negara dan ketentraman rakyatnya,” kata anggota Koalisi 14 Maret Fouad Saniora dikutip AFP.

Pernyataan itu diutarakan Saniora saat pemakaman Muhammad Chatah, pejabat Libanon yang juga penentang Hizbullah.

Chatah dibunuh pada hari Jumat lalu di Beirut, dalam serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Hizbullah dan rezim Suriah. Enam orang lainnya tewas bersama Chatah dalam kejadian itu.

“Kami menyerukan kemerdekaan dan keadilan, kami tidak akan menyerah, dan kami tidak akan mundur. Kami tidak akan takut,” tegas Saniora.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di sekeliling mantan perdana menteri Libanon itu anggota Koalisi 14 Maret lainnya berkerumun seraya meneriakkan, “Hizbullah musuh Allah” dan “Hizbullah teroris.”

“Kami tidak akan menjadi pembunuh dan kami tidak akan menghancurkan Libanon, sebagaimana yang mereka [Hizbullah] lakukan … kami akan melindungi Libanon, sebuah negeri merdeka, musyawarah dan rekonsiliasi.”

Hizbullah, yang saat ini merupakan anggota koalisi pemerintah Beirut, mengirimkan pasukannya ke Suriah untuk ikut berperang membela rezim Syiah Alawi pimpinan Bashar Al-Assad melawan oposisi. Hizbullah telah ditetapkan oleh Liga Arab, Uni Eropa dan Amerika Serikat sebagai organisasi teroris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Larang Pejabat Merokok di Depan Umum
Tulisan selanjutnya Media Sosial rawan Fitnah, Mereka Berhati-Hati Mengunggah Foto

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?