Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lepas Seragam Militer, Al-Sisi Maju sebagai Calon Presiden Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Maret 2014 11:26 11:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Maret 2014 11:26
Bagikan
Abdul Fattah Al-Sisi menanggalkan seragam militernya.
Bagikan

Hidayatullah.com—Panglima angkatan bersenjata Mesir Abdul Fattah Al-Sisi hari Rabu (26/3/2014) mengundurkan diri dari dinas kemiliteran dan mengumumkan bahwa dirinya bertekad untuk maju dalam pemilihan umum presiden mendatang, lansir Ahram Online.

“Hari ini adalah terakhir kalinya kalian melihat saya mengenakan seragam [militer] ini. Saya merasa terhormat mengenakannya demi membela negara dan sekarang saya juga menanggalkannya guna membela negara,” kata Al-Sisi seraya menegaskan bahwa dirinya telah berdinas di kemiliteran selama lebih 45 tahun.

Beberapa tahun belakangan di Mesir, kata Al-Sisi, terbukti bahwa “seseorang tidak bisa menjadi presiden tanpa keinginan rakyat.”

“Tekad saya untuk maju dalam pemilihan ini tidak mengahalangi orang-orang lain dari haknya untuk mencalonkan diri. Saya akan senang jika siapapun orangnya yang dipilih rakyat akan berhasil,” kata Al-Sisi.

Lebih lanjut Al-Sisi mengatakan, siapa saja yang belum pernah tersangkut kasus hukum, tanpa syarat akan diterimanya menjadi rekan aktif di pemerintahan Mesir yang baru.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Al-Sisi menegaskan dirinya tidak bermaksud melakukan kampanye secara “tradisional”, melainkan lebih memilih untuk menjabarkan visinya secara lengkap mengenai kebangkitan bangsa. Dia juga meminta agar para pendukungnya tidak menghabiskan banyak uang untuk kampanyenya.

Calon presiden yang saat ini menjabat menteri pertahanan itu juga menyatakan akan tekadnya membangun Mesir menjadi negara yang tangguh.

“Mesir kaya akan sumber daya dan memiliki banyak penduduk, akan tetapi masih mengandalkan donasi dan bantuan (hutang). Ini tidak dapat diterima Mesir layak mendapatkan lebih,” ujarnya.

Sebelum revolusi 25 Januari 2011, yang menumbangkan rezim Husni Mubarak, Mesir sudah menghadapi masalah ekonomi, sosial, politik dan keamanan yang pelik, dan terus berlanjut setelah 30 Juni 2013 ketika presiden Muhammad Mursy dilengserkan, kata Al-Sisi.

“Produksi harus dimulai lagi dengan segala kemampuan yang ada. Misi kita adalah mengembalikan Mesir,” kata Al-Sisi.

Pria berusia 59 tahun itu harus menanggalkan seragam militernya agar dapat mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan umum. Peraturan perundangan di Mesir menyebutkan, personel militer dilarang masuk ke dunia politik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebab Taubatnya Habib Al Ajami
Tulisan selanjutnya Tangisan Syeikh Mulla untuk Peminum Khamr

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?