Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perdagangan Narkoba di Asia Pasifik Berjaya Selama Pandemi Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2020 15:54 3:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2020 15:50
Bagikan
Mariyuana sintetik, SPICE, dibungkus dalam aneka kemasan.
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdagangan obat-obatan terlarang di Asia Pasifik terus meluas dan semakin beragam dan kelihatannya tidak terpengaruh pada wabah coronavirus, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Jumat (15/5/2020).

Produksi methamphetamine, obat terlarang paling populer di kawasan itu, terus bertambah sementara harganya turun di kawasan Asia Timur dan Tenggara, serta Australia dan New Zealand, kata United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dalam sebuah laporan yang mengkompilasi data dari 2019 sampai kwartal pertama 2020.

“Sulit dibayangkan bahwa kejahatan terorganisir sekali lagi berhasil memperluas pasar narkoba, tetapi kenyataannya mereka berhasil,” kata  Jeremy Douglas, perwakilan UNODC untuk kawasan Asia Tenggara dan Pasifik, seperti dikutip Reuters.

“Sementara dunia mengarahkan perhatiannya kepada pandemi Covid-19, semua indikasi bahwa produksi dan perdagangan narkoba sintetis dan kimia mencapai rekor tertinggi di kawasan itu.”

Inshik Sim, seorang UNODC Illicit Drugs Analyst, mengatakan kepada Reuters bahwa informasi intelijen baru-baru ini menunjukkan tidak ada perubahan harga methamphetamine di jalanan kota Bangkok atau Manila, keduanya merupakan pasar terbesar obat terlarang itu di Asia Tenggara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Itu artinya wabah coronavirus tidak berdampak pada ketersediaan narkoba itu di pasaran.

Namun demikian, pola penjualan berubah lebih banyak melalui online dan media sosial, sebab pemerintah memberlakukan aturan pembatasan pergerakan dan aktivitas warga, kata Wakil Sekjen Thailand Narcotics Control Board  Paisith Sungkahapong.

Pasar narkoba yang relatif stabil di Asia Pasifik kontras dengan apa yang terjadi di kawasan Amerika Utara dan Eropa, di mana pemberlakuan pembatasan pergerakan dan kontrol perbatasan lebih ketat diterapkan sehingga mengganggu rantai suplai dan mendorong naik harga narkoba.

Laporan UNODC juga menyebutkan bahwa tingkat kemurnian narkoba itu bertambah.

Sindikat kejahatan Asia menghasilkan baik narkoba dalam bentuk crystal meth maupun tabletnya yang berharga lebih murah yaitu merah dicampur kafein yang dikenal sebagai yaba dalam bahasa Thailand atau “crazy drug”.

Sementara penanaman opium dan produksi heroin menurun di kawasan Segitiga Emas Asia Tenggara –yang mencakup bagian utara Myanmar, sebagian wilayah Laos dan Thailand, terdapat kemunculan yang stabil opioid sintetis berbahaya seperti fentanyl Di Asia Tenggara dan Timur, kata laporan UNODC.

Narkoba sintetis lainnya seperti ekstasi, ketamine dan cannabinoids juga semakin banyak ditemukan di kawasan Asia Pasifik, menurut laporan tersebut.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asia-Pasifikcoronaviruscovid-19methamphetaminenarkoba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bincang-bincang dengan Imam Masjidil Aqsha [1]
Tulisan selanjutnya Hari Ini Beberapa Negara Bagian Malaysia Mulai Izinkan Shalat Jumat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?