Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CIA hentikan Program Vaksinasi sebagai Kedok Mata-mata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2014 07:15 7:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2014 07:13
Bagikan
CIA akhirnya menghentikan program 'kedok" vaksinasi
Bagikan

Hidayatullah.com–Menyusul protes 12 dekan fakultas kesehatan di Amerika, seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan, badan intelijen CIA tidak lagi menggunakan program “kedok” vaksinasi untuk operasi mata-mata.

Gedung Putih hari Senin (19/05/2014) menyatakan jika CIA, sudah tidak akan menggunakan program-program “kedok” imunisasi untuk operasi-operasinya, menyusul keluhan bahwa badan intelijen AS itu telah menggunakannya untuk memburu Usamah bin Ladin.

Caitlin Hayden, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, mengatakan penasihat keamanan dalam negeri Lisa Monaco telah meyakinkan para dekan itu dalam sebuah surat bahwa kebijakan CIA per Agustus 2013 menekankan bahwa “CIA tidak akan memakai mengadakan operasi menumpang program vaksinasi, termasuk pekerja vaksinasi.”

“Selain itu, badan ini juga tidak akan mencari atau mengeksploitasi DNA atau bahan genetis lainnya yang didapat dari program semacam itu. Kebijakan ini berlaku di seluruh dunia, dan terhadap warga AS maupun non-AS,” ujarnya dikutip Reuters.

Monaco menambahkan bahwa CIA juga setuju untuk tidak menggunakan data genetik yang diperoleh dari berbagai program kesehatan masyarakat seperti vaksinasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, dekan-dekan dari 12 fakultas kesehatan masyarakat telah mengeluhkan laporan bahwa program ‘kedok” vaksinasi yang dilakukan seorang dokter Pakistan, yang menggunakan survei imunisasi hepatitis di sebuah kota di Pakistan tempat tinggal bin Laden, yang kemudian dibunuh dalam misi rahasia AS.

CIA terkenal menggunakan program ‘kedok” vaksinasi sebagai taktik untuk mendapatkan informasi tentang kemungkinan keberadaan Usamah bin Ladin di Pakistan. Mereka mengatakan tak semestinya program kesehatan untuk publik dipakai untuk menutupi operasi mata-mata.

Pada 2011, CIA berupaya mendapatkan sampel DNA anak-anak yang diyakini memiliki hubungan dengan Usamah bin Ladin melalui program vaksinasi hepatitis yang dilakukan oleh dokter Pakistan bernama Shakil Afridi.

Afridi kemudian diadili dan dinyatakan bersalah dengan vonis 33 tahun penjara. Vonis ini dibatalkan, tetapi Afridi masih diharuskan untuk menjalani sidang ulang.

Keterlibatan CIA dalam kegiatan vaksinasi di Pakistan membuat Taliban menjadikan program  vaksinasi polio sebagai sasaran serangan dengan alasan mereka yakin vaksinasi ini adalah kedok operasi mata-mata.

Keterlibatan CIA dalam kegiatan vaksinasi di Pakistan membuat pejuang Taliban menjadikan program vaksinasi polio sebagai sasaran serangan dengan alasan mereka yakin vaksinasi ini adalah kedok operasi mata-mata.

Taliban berpendapat bahwa vaksinasi merupakan upaya mata-mata yang terselubung dan berpendapat vaksin polio bisa menyebabkan kemandulan. Penentangan atas vaksinasi polio makin meningkat setelah tewasnya Usamah bin Ladin oleh pasukan khusus Amerika Serikat dalam serangan tahun 2011 di sebuah rumah di Abbotabad.

The New York Times pernah melaporkan pada tahun 2012 , tim vaksinasi dilarang di beberapa wilayah Pakistan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Taliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Menguji Toleransi di Bali
Tulisan selanjutnya Amerika Kirim Tentara dan Intelijen Cari Korban Penculikan Boko Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?