Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Berencana Latih 100.000 Tentara Oposisi Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Juli 2014 07:32 7:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juli 2014 07:32
Bagikan
Seorang sniper berjilbab di Aleppo
Bagikan

Hidayatullah.com—Inggris pernah membuat rencana untuk melatih dan mempersenjatai 100.000 tentara oposisi Suriah untuk mengalahkah rezim Bashar Al-Assad.

Rencana rahasia itu, yang dirancang dua tahun lalu, merupakan buah pemikiran pejabat militer paling senior Inggris, Jenderal Sir David Richards, lansir BBC (3/7/2014).

Namun ketika itu, rencana tersebut dinilai perdana menteri dan Dewan Keamanan Nasional (NSC), serta para pejabat Amerika Serikat terlalu riskan, kata sumber-sumber dari Whitehall (istilah lain untuk menyebut pemerintahan Inggris, red)

Orang-orang dalam itu mengatakan kepada BBC Newsnight bahwa Richards, yang ketika itu menjabat kepala staf pertahanan dan sejak itu pensiun dari dinas militer, memperingatkan Downing Street hanya ada dua solusi untuk mengakhiri konflik berdarah di Suriah, yaitu membiarkan Assad menang atau mengalahkannya.

Oleh karena para menteri tidak mendukung jika tentara Inggris menginjakkan kaki di Suriah –seperti di Iraq dulu saat membantu AS menggempur Saddam Hussein –usulan Richards itu diwujudkan hanya dengan memberikan pelatihan sejumlah personel militer oposisi di Turki dan Yordania.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Upaya membantu oposisi Suriah mendongkel Assad itu diperkirakan membutuhkan waktu satu tahun, sementara pada saat yang sama oposisi mendapat waktu untu membentuk pemerintahan alternatif di luar ngeri.

Begitu tentara oposisi tersebut siap, mereka akan dikerahkan menuju Damaskus, dengan perlindungan dari jet-jet tempur negara-negara Barat dan Teluk.

Menanggapi soal tidak diwujudkannya rencana membantu tentara oposisi Suriah menggulingkan Assad itu Prof Michael Clarke dari Royal United Services Institute mengatakan, “Kita kehilangan kesempatan untuk melatih pasukan anti-Assad yang akan memiliki pengaruh nyata setelah dia (Assad) disingkirkan.” Meskipun demikian Clarke mengakui bahwa ongkos dan ketidakpastian keberhasilan dari rencana itu sangat tinggi.

Sekarang, kata Clarke, terlambat bagi Barat untuk terlibat langsung dalam masalah di Suriah.

Meskipun dulu rencana itu dianggap terlalu radikal, namun pekan lalu Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan dia sedang mengupayakan untuk menyediakan dana US$500 juta untuk melatih tentara oposisi Suriah, sebuah rencana yang menggema dari rencana Richards.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satria Dharma: Ramadhan Momentum Memulai Gerakan Literasi
Tulisan selanjutnya Gaya Busana Wanita Iran Fans Sepakbola Semarakkan Piala Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?