Hidayatullah.com—Hafidz asal Mesir, Indonesia dan Yaman menempati tiga peringkat teratas dalam kompetisi hafalan Qur`an yang diselenggarakan oleh sebuah stasiun radio di Arab Saudi belum lama ini.
Dilansir Arab News Sabtu (19/7/2014), Ibrahim Shahta Ibrahim asal Mesir mendapat juara pertama, Razi Ngosai dari Indonesia juara kedua dan Adanan Omar Habashi menduduki peringkat ketiga dalam kompetisi yang diadakan oleh Radio Islam.
Kompetisi diikuti oleh 140 peserta dari 54 negara yang bertanding di studio Radio Islam di Jeddah.
Abdul Rahman Al-Hazza, pimpinan Saudi Broadcasting Corporation yang menjadi tamu kehormatan, mengatakan bahwa perusahaanya bermaksud lebih memperluas kompetisi itu di tahun-tahun mendatang, termasuk dengan menggandeng pihak swasta.
Al-Hazza mengatakan, pihaknya memasang sistem tata suara terbaru di studio yang sangat cocok untuk acara semacam kompetisi hafalan Qur`an.
Direktur Radio Islam Abdul Rahman Qabasyi mengatakan bahwa sejumlah perempuan sudah diajak untuk berpartisipasi dalam kompetisi itu lewat telepon pada Ramadhan mendatang. Dia mengatakan akan ada perubahan signifikan dalam kompetisi tahun depan.
Abdullah Basafar, sekretaris jenderal Organisasi Internasional Hafidz Qur`an, mengatakan kompetisi semacam itu bukan hal baru di Kerajaan Saudi. Kontes serupa yang pertama-tama, kompetisi hafidz Qur`an internasional memperebutkan piala Raja Abdulaziz, digelar 36 tahun lalu. Menurut Basafar acara semacam itu diselenggarakan untuk menginsipirasi orang dengan pesan-pesan dari al-Qur`an.
Juri dalam kompetisi itu, dipimpim oleh Abdulaziz Kaid, menilai penampilan peserta berdasarkan tajwidnya.
Pemenang pertama menerima hadiah 15.000 riyal, pemenang kedua 7.000 riyal dan ketiga 6.000 riyal. Mereka yang berada dalam peringkat 4 sampai 10 masing-masing mendapatkan hadiah 1.000 riyal. (Satu riyal sekitar 3.000 rupiah)
Radio Islam merupakan stasiun radio yang memiliki pendengar paling banyak di Arab Saudi dan sekitarnya.*